JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Laporan keamanan global terbaru mengungkap sejumlah negara dengan tingkat risiko tertinggi akibat konflik bersenjata, ketidakstabilan politik, dan kriminalitas yang meluas. Data dari Gallup Global Safety Report 2025 dan Global Peace Index (GPI) menunjukkan pola mengkhawatirkan di beberapa wilayah dunia.
Afrika menjadi benua dengan konsentrasi negara paling tidak aman, sementara Asia menunjukkan variasi signifikan. Indonesia sendiri menempati posisi relatif aman dalam peringkat global.
- Laporan Keamanan Global 2025
- Negara dengan Risiko Tertinggi
- Situasi di Kawasan Asia
- Rekomendasi untuk Traveler
Laporan Keamanan Global 2025
Gallup Global Safety Report 2025 mengukur persepsi keamanan penduduk di 144 negara. Survei ini menanyakan seberapa aman responden merasa ketika berjalan sendirian di malam hari.
Hasilnya menunjukkan disparitas tajam antarwilayah. Negara-negara dengan skor terendah terkonsentrasi di Afrika Sub-Sahara.
Metodologi Penilaian
Gallup menggunakan wawancara tatap muka dan telepon dengan sampel nasional di setiap negara. Indikator utama mencakup:
- Persepsi keamanan pribadi
- Pengalaman menjadi korban kejahatan
- Kepercayaan pada penegak hukum
- Ketersediaan layanan darurat
Global Peace Index melengkapi data ini dengan mengukur tingkat perdamaian menggunakan 23 indikator kuantitatif dan kualitatif.
Negara dengan Risiko Tertinggi
Berdasarkan kedua laporan tersebut, beberapa negara konsisten muncul sebagai wilayah paling berbahaya.
Wilayah Afrika
Gallup mencatat empat negara Afrika dengan persepsi keamanan terendah:
- Afrika Selatan - Tingkat kriminalitas kekerasan tertinggi
- Lesotho - Masalah keamanan yang sistemik
- Botswana - Peningkatan kejahatan terorganisir
- Liberia - Ketidakstabilan pascakonflik
Hanya 19-20% penduduk di negara-negara ini yang merasa aman berjalan sendirian di malam hari.
Zona Konflik Aktif
Global Peace Index mengidentifikasi tujuh negara dengan risiko ekstrem:
- Yaman: Krisis kemanusiaan terparah dengan konflik internal berkepanjangan
- Sudan: Eskalasi konflik militer sejak April 2023
- Sudan Selatan: Kekerasan antarkelompok dan ketidakstabilan politik
- Afghanistan: Pembatasan hak sipil ekstrem dan masalah keamanan persisten
- Suriah: Pemulihan dari perang saudara 13 tahun
- Republik Demokratik Kongo: Konflik bersenjata di provinsi timur
- Rusia dan Ukraina: Dampak perang yang sedang berlangsung
ACLED (Armed Conflict Location & Event Data Project) mencatat peningkatan insiden kekerasan di negara-negara tersebut sepanjang 2024.
Situasi di Kawasan Asia
Asia menunjukkan gambaran yang lebih beragam. Beberapa negara menghadapi tantangan serius, sementara lainnya relatif stabil.
Titik Rawan Asia Tenggara
Myanmar menjadi perhatian khusus dengan tingkat kriminalitas tertinggi di kawasan. Situasi politik yang tidak menentu sejak kudeta 2021 berkontribusi pada kondisi ini.
Filipina dan Thailand juga menghadapi tantangan keamanan di wilayah tertentu, meski tidak masuk kategori paling berisiko.
Posisi Indonesia
Indonesia menempati peringkat ke-25 sebagai negara teraman secara global dalam laporan Gallup. Lebih dari 80% warga merasa aman berjalan di malam hari.
Pencapaian ini menempatkan Indonesia lebih baik daripada banyak negara tetangga. Faktor pendukung meliputi:
- Stabilitas politik yang terjaga
- Perbaikan sistem penegakan hukum
- Program pencegahan kejahatan yang efektif
Namun, tantangan tetap ada di beberapa daerah dengan tingkat kriminalitas tertentu.
Rekomendasi untuk Traveler
Status keamanan sebuah negara dapat berubah cepat. Beberapa faktor memengaruhi dinamika ini.
Pemantauan Berkala
Travel advisory dari pemerintah perlu diperbarui secara rutin. Kementerian Luar Negeri RI biasanya mengeluarkan peringatan perjalanan untuk negara-negara berisiko tinggi.
Organisasi internasional seperti WHO dan UN juga memberikan update tentang kondisi darurat di berbagai wilayah.
Langkah Persiapan
Pelancong disarankan mengambil beberapa tindakan pencegahan:
- Periksa travel advisory terbaru sebelum berangkat
- Daftarkan perjalanan di portal Safe Travel Kemenlu
- Simpan kontak darurat kedutaan setempat
- Belajar frasa penting dalam bahasa lokal
- Pahami budaya dan norma setempat
Asuransi perjalanan dengan cakupan komprehensif menjadi kebutuhan wajib untuk destinasi berisiko.
Laporan keamanan global memberikan gambaran penting bagi pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat. Data ini membantu pengambilan keputusan terkait investasi, diplomasi, dan tentu saja, perencanaan perjalanan. Pemahaman mendalam tentang dinamika keamanan global tetap krusial di era mobilitas tinggi seperti sekarang.