JAVASCORNER.CO.ID, PONTIANAK - Tiga tahanan kasus pencurian berhasil melarikan diri dari sel tahanan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2026) siang. Dugaan sementara, pintu sel tidak terkunci dengan baik sehingga memberi peluang bagi para tahanan untuk kabur.
- Kronologi Kaburnya Tahanan
- Identitas Tahanan yang Kabur
- Penjelasan Petugas Kejaksaan
- Operasi Pencarian Berlangsung
Kronologi Kaburnya Tahanan
Peristiwa terjadi di sel tahanan Kejari Pontianak sekitar siang hari. Ketiga tahanan yang sebelumnya dimasukkan ke dalam ruang tahanan berhasil keluar tanpa diketahui petugas jaga.
Mereka memanfaatkan dugaan kelalaian dalam sistem penguncian pintu sel. Petugas baru menyadari kejadian beberapa saat setelahnya.
Pihak kejaksaan langsung melaporkan insiden ini kepada atasan dan berkoordinasi dengan aparat terkait. Investigasi internal segera dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti.
Identitas Tahanan yang Kabur
Ketiga tahanan tersebut berinisial AP (22 tahun), SI (33 tahun), dan AN (31 tahun). Mereka merupakan tersangka dalam kasus pencurian yang sedang diproses hukum.
Kasus mereka sebelumnya ditangani oleh Polsek Pontianak Kota. Saat kabur, ketiganya sedang menjalani tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke Jaksa Penuntut Umum.
Proses hukum terhadap mereka seharusnya berlanjut ke persidangan. Kaburnya ketiga tersangka ini tentu menghambat proses peradilan.
Penjelasan Petugas Kejaksaan
Kepala Seksi Intelijen Kejari Pontianak, Dwi Setiawan Kusumo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengonfirmasi kaburnya tiga tahanan pada Selasa siang.
"Diduga saat dimasukkan ke dalam sel, pintu tidak terkunci kembali," jelas Dwi kepada wartawan, Selasa malam. "Kondisi itu kemudian dimanfaatkan oleh ketiganya untuk melarikan diri."
Dwi menegaskan pihaknya sedang menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian prosedur. Evaluasi sistem keamanan sel tahanan akan segera dilakukan.
Operasi Pencarian Berlangsung
Kejari Pontianak telah berkoordinasi dengan Polresta Pontianak dan Kodim Pontianak. Operasi pengejaran dan pencarian segera diluncurkan setelah insiden diketahui.
Aparat gabungan masih melakukan pencarian intensif di berbagai lokasi. Masyarakat diimbau untuk waspada dan melapor jika melihat orang yang dicurigai.
"Kajari Pontianak sudah memimpin koordinasi dengan semua pihak terkait," tambah Dwi. "Kami berharap ketiga tahanan dapat segera ditemukan."
Insiden ini menyoroti pentingnya prosedur keamanan yang ketat di lembaga pemasyarakatan. Masyarakat Pontianak diharapkan tetap tenang namun waspada selama operasi pencarian berlangsung.