Peristiwa

5 Hari Terkunci Tanpa Makanan, Dua Bocah Yatim di Cirebon Diselamatkan Warga dan Polisi

Ujang Trisno Ujang Trisno 10 Jul 2026 15:35 34 Views
5 Hari Terkunci Tanpa Makanan, Dua Bocah Yatim di Cirebon Diselamatkan Warga dan Polisi

5 Hari Terkunci Tanpa Makanan, Dua Bocah Yatim di Cirebon Diselamatkan Warga dan Polisi

JAVASCORNER.CO.ID, CIREBON - Dua bocah yatim berinisial AN (9) dan BL (6) ditemukan dalam kondisi lemas dan ketakutan di dalam kontrakan mereka di Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, setelah dikunci dari luar selama lima hari tanpa makanan. Mereka diselamatkan berkat kepedulian warga dan respons cepat aparat kepolisian pada Minggu (5/7) malam.

Kronologi Penemuan

Selama 120 jam lebih, AN dan BL bertahan hidup dengan sisa makanan seadanya di dalam kontrakan. Sang ibu terpaksa meninggalkan mereka untuk mengurus berkas administrasi bekerja ke luar negeri. Namun, pintu yang terkunci rapat membuat kondisi mereka tidak terdeteksi.

Seorang warga bernama Akbar mencurigai keheningan di dalam rumah tersebut. Ia segera melaporkan temuannya ke Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Pendy T.

Penyelamatan dan Penanganan Medis

"Begitu saya terima laporan, saya langsung ke lokasi. Kami tidak bisa menunggu pemilik kontrakan karena kondisi anak-anak tidak diketahui. Pintu kami bongkar paksa," ujar Aiptu Pendy T kepada awak media.

Tim PSC 119 yang turun ke lokasi melakukan pemeriksaan medis. Hasilnya, AN dan BL mengalami dehidrasi ringan dan kekurangan gizi. Namun, kondisi mereka dinyatakan stabil setelah diberikan pertolongan pertama dan asupan makanan.

Peran Aktif Warga dan Aparat Jadi Kunci Keselamatan

Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran lingkungan sekitar. Kapolsek Kejaksan mengapresiasi langkah cepat Akbar dan Aiptu Pendy yang tidak menunggu waktu dalam bertindak.

"Kami bersyukur anak-anak ini selamat. Kami juga telah menyerahkan keduanya ke pihak nenek untuk mendapatkan pengasuhan yang lebih layak," tambah Kapolsek.

Pemulihan dan Pendampingan

Saat ini, AN dan BL berada dalam pendampingan keluarga dan akan menjalani pemulihan psikologis pasca-trauma. Pemerintah setempat juga akan mendata status ekonomi keluarga untuk memastikan ibu mereka mendapatkan perlindungan hukum sebelum bekerja ke luar negeri.

Kasus ini menjadi cermin bagi para orang tua yang berencana bekerja jauh. Jika terpaksa meninggalkan anak, pastikan ada pengasuh dewasa yang bertanggung jawab. Keselamatan anak adalah prioritas utama, bukan sekadar urusan administrasi dan nafkah.

Keberhasilan evakuasi dua bocah yatim ini adalah buah dari kepedulian warga dan kecepatan aparat. Semoga kasus serupa tak terulang dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#bocah yatim #terkunci #Cirebon #evakuasi #polisi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner