Agama

6 Lafal Niat Puasa Ramadan dari Kitab Fiqih Klasik dan Waktu Imsak

Ujang Trisno Ujang Trisno 24 Feb 2026 04:52 59 Views
niat puasa Ramadan

Memasuki bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia bersiap menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Salah satu amalan yang dianjurkan sebelum memulai puasa adalah membaca niat di waktu sahur. Para ulama telah merumuskan berbagai lafal niat yang bisa digunakan, merujuk pada kitab-kitab klasik.

 

Dalam tradisi Islam, niat puasa Ramadan cukup dibaca sekali di malam hari atau saat sahur untuk puasa esok hari. Berikut enam pilihan bacaan niat puasa Ramadan yang bersumber dari berbagai kitab fiqih terkenal:

 

1. Kitab Minhajut Thalibin dan Perukunan Melayu

Lafal ini merupakan yang paling umum digunakan oleh masyarakat Muslim Nusantara.

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta'ala."

 

2. Kitab Hasyiyatul Jamal dan Kitab Irsyadul Anam

Lafal ini memiliki kemiripan dengan sebelumnya dengan sedikit perbedaan redaksi.

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāni hādzihis sanati lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta'ala."

 

3. Kitab Asnal Mathalib

Dalam kitab ini terdapat dua pilihan lafal niat yang bisa digunakan. Pertama:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta'ālā

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta'ala."

 

Kedua:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ الْغَدِ مِنْ هٰذِهِ السَّنَةِ عَنْ فَرْضِ رَمَضَانَ

Latin: Nawaitu shaumal ghadi min hādzihis sanati 'an fardhi Ramadhāna

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari pada tahun ini perihal kewajiban Ramadhan."

 

4. Kitab I'anatut Thalibin

Kitab ini memberikan dua lafal yang lebih ringkas. Pertama:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

Latin: Nawaitu shauma Ramadhāna

Artinya: "Aku berniat puasa bulan Ramadhan."

 

Kedua:

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ

Latin: Nawaitu shauma ghadin min/'an Ramadhāna

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari pada bulan Ramadhan."

 

Memahami Waktu Imsak

 

Selain niat, pemahaman tentang waktu imsak juga penting. Kementerian Agama menetapkan bahwa waktu imsak adalah 10 menit sebelum masuk waktu subuh. Para ulama sepakat bahwa batas akhir memulai puasa adalah saat terbit fajar shadiq (waktu subuh). Namun, sebagian ulama berpandangan bahwa ketika waktu subuh sudah dekat, umat Islam dianjurkan untuk berhenti makan dan minum sebagai bentuk kehati-hatian, meskipun secara hukum masih diperbolehkan hingga adzan subuh berkumandang.

 

Penetapan waktu imsak di Indonesia bukan untuk mengubah ketentuan syariat, melainkan sebagai upaya melestarikan sunnah dan memberikan batasan aman agar umat tidak terlanjur melampaui batas waktu yang diharamkan.

 

Dengan memahami niat dan waktu imsak, semoga ibadah puasa Ramadan kita semakin khusyuk dan diterima Allah SWT.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#puasa #Ramadan #niat #imsak #fiqih

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner