Megapolitan

6.970 Ton Sampah Viral di Pasar Kramat Jati, Pasar Jaya Beri Penjelasan

Raka Pratama Raka Pratama 29 Mar 2026 22:01 59 Views
6.970 Ton Sampah Viral di Pasar Kramat Jati, Pasar Jaya Beri Penjelasan

6.970 Ton Sampah Viral di Pasar Kramat Jati, Pasar Jaya Beri Penjelasan

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Tumpukan sampah mencapai 6.970 ton atau setara 410 truk tronton di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, viral di media sosial. Perumda Pasar Jaya mengaku telah bergerak cepat menangani penumpukan yang terjadi sejak awal Maret 2026 akibat kendala teknis penyediaan armada.

Viral di Media Sosial

Gambar dan video tumpukan sampah raksasa di Pasar Kramat Jati menyebar luas di platform seperti Twitter, Instagram, dan Facebook. Volume sampah yang mencapai 6.970 ton langsung menarik perhatian publik.

Banyak warganet menyoroti dampak lingkungan dan kesehatan dari penumpukan tersebut. Aktivitas pedagang dan pengunjung pasar sempat terganggu akibat kondisi ini.

Penanganan Segera

Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Dalam dua hari terakhir, 33 truk tronton dikerahkan untuk mengangkut sampah.

"Kami terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya," kata Topik dalam keterangan resmi, Minggu (29/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pedagang, pengunjung, dan warga sekitar. Penertiban dan penyaringan alur pembuangan sampah dilakukan agar penanganan tidak hanya reaktif.

Koordinasi dengan DLH DKI

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengirimkan personel dan armada tambahan untuk mempercepat proses pengangkutan. Langkah ini diharapkan bisa menyelesaikan penumpukan dalam waktu singkat.

Pasar Jaya melakukan screening untuk mengendalikan alur pembuangan. Tujuannya jelas: mencegah penumpukan serupa terulang di masa depan.

Langkah Jangka Pendek

Perumda Pasar Jaya menyiapkan beberapa langkah praktis untuk mengatasi masalah sampah. Dalam waktu dekat, lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit akan diadakan.

Truk-truk tersebut ditargetkan beroperasi akhir April 2026. Optimalisasi kerja sama dengan pihak ketiga juga digencarkan untuk mempercepat distribusi dan pengangkutan.

Pengadaan Armada Baru

Pengadaan armada baru menjadi prioritas utama. Kapasitas pengangkutan diharapkan meningkat signifikan dengan tambahan lima truk sampah.

Proses pengadaan sedang diproses secara intensif. Pasar Jaya berkomitmen menyelesaikan masalah ini dengan sumber daya yang memadai.

Solusi Berkelanjutan

Untuk jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mulai mengarah pada penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan. Uji coba teknologi thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) disiapkan sebagai solusi.

Teknologi ini dirancang untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya. Sistem MASARO bertujuan mengurangi volume sampah yang harus dibawa ke tempat pembuangan akhir.

Teknologi Pengolahan Modern

Thermal hydrolysis menggunakan panas dan tekanan untuk mengurai sampah organik. Proses ini bisa menghasilkan produk yang bermanfaat seperti kompos atau energi.

Penerapan teknologi modern diharapkan mengubah paradigma pengelolaan sampah di pasar tradisional. Investasi ini dianggap penting untuk solusi jangka panjang.

Manfaat Jangka Panjang

  • Mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir
  • Menghasilkan energi atau produk daur ulang
  • Meminimalisir dampak lingkungan
  • Meningkatkan efisiensi operasional

Penanganan sampah di Pasar Kramat Jati menjadi ujian bagi pengelolaan lingkungan di ibu kota. Respons cepat Pasar Jaya dan rencana jangka panjangnya menunjukkan komitmen mengatasi masalah sampah secara menyeluruh. Masyarakat menunggu realisasi langkah-langkah tersebut untuk melihat perubahan nyata di pasar terbesar di Jakarta Timur ini.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#sampah #Pasar Kramat Jati #Jakarta #viral #lingkungan hidup

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner