News

8 Bandara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, 170.000 Penumpang Terdampak dan Transportasi Gratis Disiapkan

Ujang Trisno Ujang Trisno 06 Sep 2026 21:21 23 Views
8 Bandara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, 170.000 Penumpang Terdampak dan Transportasi Gratis Disiapkan

8 Bandara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, 170.000 Penumpang Terdampak dan Transportasi Gratis Disiapkan

Javas Corner - Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap sektor penerbangan nasional semakin meluas. Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 1.558 penerbangan terdampak dan sekitar 170.000 penumpang tertahan akibat penutupan sementara delapan bandara. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan penutupan diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB pada Minggu (6/9/2026).

 

"Melihat informasi tersebut dan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan, maka kami memutuskan delapan bandara tersebut akan kami tutup sampai 24.00 WIB," ujar Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

 

Keputusan tersebut diambil setelah Kementerian Perhubungan memantau perkembangan aktivitas dan penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau serta dampaknya terhadap ruang udara dan operasional bandar udara. Perubahan arah angin turut menjadi pertimbangan utama. Berdasarkan informasi BMKG, arah angin yang sebelumnya bergerak ke barat kemudian berubah mengarah ke timur dengan kecepatan 5 knot pada ketinggian 15.000 kaki.

 

Delapan bandara yang ditutup sementara meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

 

Khusus Bandara Soekarno-Hatta, dampak yang ditimbulkan paling signifikan. Tercatat 963 penerbangan terdampak, terdiri dari 453 penerbangan kedatangan dan 510 penerbangan keberangkatan berdasarkan data monitoring pada pukul 17.06 WIB.

 

Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa hak-hak penumpang yang terdampak wajib dipenuhi oleh maskapai sesuai ketentuan yang berlaku. Maskapai diwajibkan memberikan pelayanan dan penanganan, termasuk menyampaikan informasi perubahan status penerbangan serta pilihan penanganan yang tersedia.

 

Sebagai langkah antisipasi, sejumlah bandara alternatif telah disiapkan untuk mendukung operasional penerbangan, antara lain Bandara Kertajati, Bandara Juanda, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), serta bandara di Semarang dan Solo.

 

Bagi maskapai yang memindahkan penerbangan ke bandara alternatif, penumpang akan mendapatkan transportasi lanjutan melalui jalur darat berupa bus dan kereta api secara gratis. "Transportasi alternatif gratis. Bandara mana yang mau digunakan, InJourney akan menyediakan, dengan berkoordinasi bersama Angkasa Pura dan airlines," jelas Dudy.

 

Penumpang akan mendapatkan informasi dari maskapai apabila penerbangan mereka dialihkan untuk lepas landas atau mendarat di bandara alternatif. Kementerian Perhubungan bersama operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, serta pihak terkait lainnya terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif terhadap perkembangan penyebaran abu vulkanik.

 

Situasi ini menjadi ujian besar bagi industri penerbangan nasional. Koordinasi cepat antarlembaga dan kepatuhan maskapai terhadap protokol keselamatan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak lebih luas. Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan terus memantau informasi resmi dari maskapai masing-masing.

 

#PenutupanBandara #GunungAnakKrakatau #PenerbanganTerdampak #AbuVulkanik #KementerianPerhubungan #TransportasiAlternatif #HakPenumpang #BandaraIndonesia #SoettaTutup #KrisisPenerbangan

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner