Nasional

9 WNI Alami Kekerasan Fisik Saat Ditahan Israel, Ada yang Disetrum

Ujang Trisno Ujang Trisno 22 May 2026 07:08 43 Views
9 WNI Alami Kekerasan Fisik Saat Ditahan Israel, Ada yang Disetrum

9 WNI Alami Kekerasan Fisik Saat Ditahan Israel, Ada yang Disetrum

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla mengalami kekerasan fisik selama ditahan oleh aparat Israel. Mereka dilaporkan ditendang, dipukul, hingga dialiri listrik sebelum akhirnya dibebaskan dan tiba di Istanbul, Turkiye, Jumat (22/5/2026).

Kronologi Penahanan dan Kekerasan

Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, mengonfirmasi bahwa kesembilan WNI dalam kondisi sehat walafiat setelah dibebaskan. Namun, mereka mengaku mengalami perlakuan kasar selama tiga hingga empat hari penahanan.

"Ada yang ditendang, ada yang dipukul, atau disetrum," kata Darianto dalam video yang dibagikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono di akun Instagram @menluri.

Menlu Sugiono pun mengecam tindakan tidak manusiawi tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan terus memperjuangkan hak-hak WNI di luar negeri.

Daftar Nama 9 WNI yang Ditahan

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, berikut adalah identitas sembilan WNI yang sempat ditahan Israel:

No Nama Kapal
1 Andi Angga Prasadewa Kapal Josef
2 Rahendro Herubowo Kapal Ozgurluk
3 Andre Prasetyo Nugroho Kapal Ozgurluk
4 Thoudy Badai Kapal Ozgurluk
5 Bambang Noroyono (Abeng) Kapal BoraLize
6 Herman Budianto Sudarsono Kapal Zapyro
7 Ronggo Wirasanu Kapal Zapyro
8 Asad Aras Muhammad Kapal Kasr-1
9 Hendro Prasetyo Kapal Kasr-1

Total sembilan WNI tersebut berasal dari lima kapal berbeda dalam misi Global Sumud Flotilla yang hendak menerobos blokade Gaza.

Proses Pemulangan ke Indonesia

Setelah dibebaskan, kesembilan WNI diterbangkan ke Istanbul, Turkiye. Mereka kini berada di bawah perlindungan Konsul Jenderal RI di Istanbul dan akan segera dipulangkan ke Tanah Air.

Menlu Sugiono sempat melakukan video call dengan para WNI untuk memastikan kondisi mereka. "Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat, meskipun mengalami tekanan fisik dan psikologis selama penahanan," ujar Sugiono.

Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Turkiye dan Israel untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan aksi solidaritas internasional untuk menembus blokade Gaza yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel terhadap aktivis kemanusiaan. Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, telah menyampaikan protes keras dan menuntut perlindungan bagi WNI di mana pun berada. Semoga kesembilan WNI segera pulih dan kembali berkumpul dengan keluarga di Indonesia.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#WNI #Israel #kekerasan #Global Sumud Flotilla #Istanbul

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner