Olahraga

Akanji Khawatir Gelar Juaranya di Manchester City Dicabut Usai Vonis Pelanggaran Finansial

Ujang Trisno Ujang Trisno 08 Oct 2026 08:03 10 Views
Akanji Khawatir Gelar Juaranya di Manchester City Dicabut Usai Vonis Pelanggaran Finansial

Akanji Khawatir Gelar Juaranya di Manchester City Dicabut Usai Vonis Pelanggaran Finansial

Javas Corner - Mantan bek Manchester City, Manuel Akanji, mengaku khawatir medali dan gelar juara yang ia raih selama berseragam The Citizens bisa dicabut. Kekhawatiran itu muncul setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan pelanggaran aturan finansial Premier League selama sembilan musim .

 

Akanji, yang kini membela Inter Milan, menikmati kesuksesan besar bersama Manchester City. Selama berseragam biru langit, ia memenangkan dua gelar Premier League, dua Piala FA, dan satu trofi Liga Champions . Namun vonis terbaru membuat masa depannya bersama klub asal Manchester itu diliputi ketidakpastian.

 

"Saya masih berhubungan dengan beberapa pemain, tetapi saya tidak tahu lebih banyak daripada Anda. Kami diberi tahu untuk tetap tenang, bahwa mereka mengendalikan semuanya dan tidak ada hal besar yang terjadi," ujar Akanji dalam wawancara dengan Nau, dikutip dari Goal.com .

 

Akanji mengaku hanya bisa memantau perkembangan kasus ini dari jauh. Ia berharap jaminan dari jajaran petinggi Manchester City bahwa situasi terkendali benar adanya.

 

"Saya percaya kepada orang-orang yang bertanggung jawab di Man City bahwa memang begitu adanya. Saya harap saya tidak kehilangan gelar-gelar saya. Itu akan sedikit disayangkan. Tapi saya juga hanya melihat semuanya di berita. Siapa yang tahu apa lagi yang mungkin mereka gali," tambahnya .

 

Komisi independen menemukan bahwa Manchester City secara sistematis melanggar aturan finansial Premier League selama hampir satu dekade, tepatnya pada periode 2009-10 hingga 2017-18 . Klub dituduh menggunakan kontrak komersial yang disebut "palsu" untuk menggelembungkan pendapatan dan menekan biaya. Nilai skema pendanaan terselubung tersebut disebut mencapai lebih dari 830 juta poundsterling .

 

Chief Executive Premier League, Richard Masters, menyebut kasus ini sebagai perkara disipliner paling signifikan dalam sejarah Premier League. Menurutnya, City "secara sistematis melanggar aturan Premier League selama hampir satu dekade" .

 

Manchester City sendiri telah mengajukan banding atas putusan tersebut pada Kamis (1/10/2026) malam waktu setempat . Dalam pernyataannya, klub menegaskan posisi mereka bahwa putusan komisi mengandung "kesalahan material yang jelas, baik dalam hukum, prinsip, maupun fakta" .

 

"Klub tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League dan terdapat bukti yang komprehensif serta tidak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait perkara ini," demikian pernyataan resmi Manchester City .

 

Proses banding akan ditangani oleh panel independen baru yang terdiri dari tiga orang. Sidang banding harus berlangsung dalam waktu maksimal 12 minggu sejak pengajuan, dan keputusan harus dikeluarkan dalam 30 hari setelah sidang selesai . Namun belum ada kepastian kapan sanksi akan dijatuhkan, apakah sebelum atau setelah proses banding rampung .

 

Sementara proses hukum masih berjalan, Manchester City tetap menjalani aktivitas kompetisi seperti biasa. Klub dijadwalkan bertandang ke markas Liverpool pada 11 Oktober mendatang . Kasus ini menjadi pengingat bahwa integritas kompetisi adalah hal yang harus dijaga, dan setiap pelanggaran aturan akan berhadapan dengan konsekuensi yang serius.

 

#ManchesterCity #ManuelAkanji #PremierLeague #PelanggaranFinansial #VonisBersalah #Banding #SepakBolaInggris #BeritaBola #IntegritasKompetisi #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner