JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Viral di media sosial, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) diduga memberikan obat mabuk perjalanan Antimo kepada balita dan bayi tanpa seizin orang tuanya. Peristiwa ini terungkap melalui unggahan akun Threads @sativafebrina pada Jumat (21/8/2026), yang langsung memicu kemarahan warganet.
Kronologi Kejadian
Pengakuan mengejutkan ini bermula dari unggahan @sativafebrina yang mengungkapkan kekecewaannya. Sang ibu menceritakan bahwa ART-nya telah memberikan Antimo kepada kedua anaknya yang masih balita dan bayi tanpa sepengetahuan dirinya. Tindakan tersebut diduga dilakukan agar anak-anak tidak pusing atau rewel selama perjalanan.
Kebongkaran aksi ini terjadi setelah percakapan sang ART dengan rekannya tersebar. Dalam obrolan tersebut, pelaku dengan santai mengaku telah memberikan obat tersebut kepada anak asuhnya. Narasi dalam unggahan itu pun menyertakan tagar #sitijuminahbanisalamah, yang semakin memperkuat dugaan ketidakwajaran tindakan tersebut.
Reaksi Netizen dan Kekhawatiran
Unggahan tersebut sontak memancing kemarahan netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan gegabah sang ART karena pemberian obat-obatan keras atau obat yang tidak sesuai dosis dan peruntukan usia bayi/balita dapat memicu risiko kesehatan serius. Komentar-komentar pun membanjiri unggahan tersebut, mengecam perilaku yang dinilai tidak bertanggung jawab.
Beberapa warganet juga menyoroti pentingnya kepercayaan dalam hubungan antara orang tua dan pengasuh anak. Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan ketat terhadap siapa pun yang dipercaya menjaga anak adalah hal mutlak.
Peringatan bagi Orang Tua
Melalui kejadian ini, sang ibu mengingatkan seluruh orang tua agar lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap siapa pun yang dipercayakan untuk menjaga anak. Ia mengimbau para orang tua untuk selalu memastikan segala asupan, baik makanan maupun obat-obatan, berada di bawah kontrol langsung orang tua.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dengan pengasuh mengenai larangan memberikan apa pun kepada anak tanpa izin. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama para orang tua yang bekerja dan mempercayakan anaknya kepada orang lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak ART yang bersangkutan. Namun, viralnya kasus ini telah membuka mata banyak orang akan pentingnya kewaspadaan dalam pengasuhan anak.