JAVASCORNER.CO.ID, WASHINGTON - Pentagon mengerahkan 2.500 marinir dan kapal serbu amfibi USS Tripoli ke Timur Tengah. Pergerakan militer ini terjadi setelah Presiden Donald Trump berjanji menggunakan "kekuatan tembak tak tertandingi" terhadap Iran.
Pengerahan pasukan bertujuan membuka kembali Selat Hormuz yang vital bagi perdagangan minyak global. Harga minyak dunia melonjak akibat ketegangan di kawasan tersebut.
Kapal USS Tripoli berlayar dari Asia Timur menuju Timur Tengah. Perjalanan diperkirakan memakan waktu dua minggu sesuai prediksi Menteri Energi Chris Wright.
Militer Amerika mengakui kesulitan mematahkan pengaruh Iran atas selat strategis itu. Kapal Tripoli menyerupai kapal induk namun berukuran lebih kecil dan beroperasi dekat pantai.
Wall Street Journal pertama kali melaporkan pemindahan kapal tersebut. Menteri Perang Pete Hegseth mengizinkan penggunaan elemen kelompok siap amfibi dan unit ekspedisi marinir.
Ketegangan meningkat setelah serangkaian insiden militer antara AS dan Iran. Pemerintah Amerika berupaya mengamankan jalur pelayaran internasional di kawasan Timur Tengah.