Javas Corner - Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berlanjut hingga Senin (7/9/2026) pagi. Dampak erupsi dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat ribuan calon penumpang terlantar dan harus menghabiskan malam di area terminal bandara.
Berdasarkan pantauan di Terminal 1, banyak penumpang yang terlihat tidur melintang di deretan kursi. Sebagian lainnya menjadikan tumpukan koper sebagai sandaran dan tumpuan untuk beristirahat. Suasana terminal dipenuhi oleh para penumpang yang menunggu kepastian jadwal penerbangan mereka.
Sekitar pukul 06.50 WIB, terlihat sejumlah armada bus free pass yang disediakan pihak bandara sebagai bagian dari langkah Service Recovery Activation. Bus-bus tersebut disiapkan untuk mengangkut para calon penumpang menuju sejumlah kota seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, hingga Surabaya.
Salah satu penumpang yang terdampak adalah Marni. Ia bersama rombongan keluarganya yang berjumlah delapan orang tertahan di bandara setelah menghadiri acara pernikahan keluarganya. Rombongan yang hendak kembali ke Pekanbaru tersebut terpaksa menginap di area terminal sejak Minggu (6/9/2026) malam.
"Perasaan ibu enggak bisa tidur. Anak-anak ibu besok mau kerja, itu tiga orang. Ini cucu sekolah SMA, enggak bisa masuk hari ini," ujar Marni.
Ia mengungkapkan bahwa penerbangan rombongannya semula dijadwalkan pada Minggu malam. Namun, akibat penghentian operasional bandara, jadwal keberangkatan mereka terus mengalami penundaan tanpa kepastian.
"Semuanya terlantar, delapan orang. Infonya sudah ada, nanti katanya bergeser lagi. Katanya tadi sudah ada jadwalnya jam satu tapi ya kita enggak tahu apakah akan digeser lagi atau tidak," tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Brian, calon penumpang lain yang juga tertahan dan terpaksa izin tidak masuk kerja. "Waduh ini saya juga jadi izin karena enggak bisa masuk kerja. Harusnya kan berangkat kemarin sore, tapi ya sudahlah demi keselamatan kita juga," katanya.
Sementara itu, Fira, calon penumpang tujuan Bima, Nusa Tenggara Barat, memilih untuk membatalkan tiket penerbangannya setelah sempat tertahan sejak Minggu subuh pukul 04.00 WIB.
Penutupan bandara ini merupakan dampak lanjutan dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang abunya menyebar luas hingga mengganggu ruang udara di sekitar Jakarta dan sekitarnya. Otoritas bandara dan maskapai terus berkoordinasi untuk memberikan kepastian kepada para penumpang.
Pihak bandara mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi resmi dari maskapai masing-masing dan memanfaatkan layanan reschedule maupun refund yang tersedia. Bagi yang memilih menunggu, disarankan untuk beristirahat di area yang telah disediakan dan menjaga kesehatan di tengah kondisi yang tidak nyaman.
#BandaraSoetta #SoettaTutup #AnakKrakatau #AbuVulkanik #PenumpangTerlantar #PenerbanganDibatalkan #ErupsiGunung #KeselamatanPenerbangan #InfoTerkini #BandaraIndonesia