JAVASCORNER.CO.ID, BUKIT MERTAJAM - Bayi laki-laki berusia empat bulan meninggal dunia saat berada di pusat penitipan anak dalam kompleks Rumah Sakit Seberang Jaya (HSJ), Malaysia, Senin (9/3/2026). Polisi menahan dua pegawai perempuan pusat penitipan tersebut dan menyelidiki kasus ini sebagai dugaan pembunuhan.
Kronologi Kejadian
Bayi bernama Hayl Haarith Mohd Syafaeez dilarikan ke Unit Gawat Darurat HSJ dalam keadaan tidak sadar sekitar pukul 04.00 pagi. Ia sebelumnya dititipkan di pusat penitipan pada malam hari.
Dokter melakukan resusitasi jantung paru (RJP) selama satu jam untuk menyelamatkan nyawa bayi itu. Upaya tersebut tidak berhasil. Bayi dinyatakan meninggal tidak lama kemudian.
Ibu bayi berusia 30 tahun bekerja sebagai perawat shift malam di rumah sakit. Karena itu, ia menitipkan anaknya di fasilitas penitipan yang berada dalam lingkungan rumah sakit.
Penyidikan Polisi
Kapolda Penang Datuk Azizee Ismail mengonfirmasi polisi menerima laporan kejadian ini. Jenazah bayi telah dibawa ke HSJ untuk autopsi guna menentukan penyebab kematian pastinya.
"Polisi menahan dua pegawai perempuan di pusat penitipan tersebut, keduanya berusia 20-an tahun," kata Azizee melalui keterangan resmi kepada Bernama.
Kedua tersangka akan dibawa ke pengadilan untuk permohonan penahanan lebih lanjut. Polisi membuka penyelidikan berdasarkan Pasal 302 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan.
Profil Pusat Penitipan
Pusat penitipan anak di RS Seberang Jaya beroperasi 24 jam sehari. Fasilitas ini khusus melayani staf rumah sakit yang bertugas pada jam-jam tidak biasa.
Menurut informasi, pusat penitipan dilengkapi dengan pengawas dan kamera CCTV. Fasilitas ini didirikan untuk mendukung tenaga kesehatan yang harus bekerja sambil mengasuh anak.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat di fasilitas penitipan anak. Masyarakat berharap penyelidikan polisi dapat mengungkap kebenaran di balik tragedi ini.