Kriminal

Bayi Ditemukan dalam Kresek di Bekasi, CCTV Rekam Pembuangnya

Fajar Agung Fajar Agung 08 Mar 2026 13:12 88 Views
 rekaman CCTV menunjukkan perempuan membuang kresek hitam di tong sampah malam hari

rekaman CCTV menunjukkan perempuan membuang kresek hitam di tong sampah malam hari

JAVASCORNER.CO.ID, BEKASI - Seorang bayi ditemukan masih hidup dalam kantong kresek hitam di tong sampah wilayah Margamulya, Kota Bekasi, Jumat (6/3/2026) malam. Rekaman CCTV milik warga berhasil mengabadikan sosok perempuan diduga membuang bayi tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 23.54 WIB di Jalan Tytyan Kencana Blok BB1, RT 06/RW 04. Seorang satpam yang sedang patroli mendengar suara tangisan dari tong sampah.

Awalnya, suara itu dikira berasal dari anak kucing. Setelah ditelusuri, satpam menemukan kresek hitam berisi bayi mungil yang masih hidup.

Bayi tersebut dibalut kain menutupi seluruh tubuhnya. Kondisinya langsung mendapat perhatian warga sekitar yang turut membantu.

Rekaman CCTV

Rekaman CCTV milik warga mengungkap momen sebelumnya. Perempuan berkaos hitam dan celana pendek terlihat membawa kresek hitam.

Dia membuang kresek itu ke tong sampah sekitar pukul 19.33 WIB. Video ini kemudian viral di media sosial dan menjadi bukti penting.

Sosok perempuan tersebut kini menjadi sorotan utama penyelidikan. Polisi sedang mengidentifikasi dan melacak keberadaannya.

Respons Warga

Penemuan bayi di tengah malam itu mengguncang warga Margamulya. Mereka langsung membawa bayi ke Klinik Cahaya Amalia untuk pertolongan pertama.

"Kami kaget sekali. Bayi itu masih hidup, beruntung ditemukan tepat waktu," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Bayi kini dalam perawatan medis intensif. Kondisinya terus dipantau oleh tenaga kesehatan setempat.

Kasus Serupa

Kasus ini mengingatkan pada kejadian serupa di Karawang, Februari 2026. Saat itu, bayi laki-laki baru lahir juga ditemukan dalam kondisi terbuang.

Data menunjukkan peningkatan kasus pembuangan bayi di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir. Faktor ekonomi dan sosial diduga menjadi penyebab utama.

Pemerintah daerah telah menyiapkan program pencegahan melalui sosialisasi dan bantuan bagi ibu hamil tidak mampu. Layanan konseling juga tersedia di puskesmas setempat.

Masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Laporan dini dapat menyelamatkan nyawa dan membantu penegakan hukum. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak sejak dini.

Fajar Agung

// Verified Author

Fajar Agung

Staff Redaksi

Reporter lapangan untuk liputan informasi teknologi di Bekasi.

▸ TAG TOPIK

#penemuan bayi #Bekasi #pembuang bayi #rekaman CCTV #viral

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner