JAVASCORNER.CO.ID, BEKASI - Seorang bayi ditemukan masih hidup dalam kantong kresek hitam di tong sampah wilayah Margamulya, Kota Bekasi, Jumat (6/3/2026) malam. Rekaman CCTV milik warga berhasil mengabadikan sosok perempuan diduga membuang bayi tersebut.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 23.54 WIB di Jalan Tytyan Kencana Blok BB1, RT 06/RW 04. Seorang satpam yang sedang patroli mendengar suara tangisan dari tong sampah.
Awalnya, suara itu dikira berasal dari anak kucing. Setelah ditelusuri, satpam menemukan kresek hitam berisi bayi mungil yang masih hidup.
Bayi tersebut dibalut kain menutupi seluruh tubuhnya. Kondisinya langsung mendapat perhatian warga sekitar yang turut membantu.
Rekaman CCTV
Rekaman CCTV milik warga mengungkap momen sebelumnya. Perempuan berkaos hitam dan celana pendek terlihat membawa kresek hitam.
Dia membuang kresek itu ke tong sampah sekitar pukul 19.33 WIB. Video ini kemudian viral di media sosial dan menjadi bukti penting.
Sosok perempuan tersebut kini menjadi sorotan utama penyelidikan. Polisi sedang mengidentifikasi dan melacak keberadaannya.
Respons Warga
Penemuan bayi di tengah malam itu mengguncang warga Margamulya. Mereka langsung membawa bayi ke Klinik Cahaya Amalia untuk pertolongan pertama.
"Kami kaget sekali. Bayi itu masih hidup, beruntung ditemukan tepat waktu," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Bayi kini dalam perawatan medis intensif. Kondisinya terus dipantau oleh tenaga kesehatan setempat.
Kasus Serupa
Kasus ini mengingatkan pada kejadian serupa di Karawang, Februari 2026. Saat itu, bayi laki-laki baru lahir juga ditemukan dalam kondisi terbuang.
Data menunjukkan peningkatan kasus pembuangan bayi di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir. Faktor ekonomi dan sosial diduga menjadi penyebab utama.
Pemerintah daerah telah menyiapkan program pencegahan melalui sosialisasi dan bantuan bagi ibu hamil tidak mampu. Layanan konseling juga tersedia di puskesmas setempat.
Masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Laporan dini dapat menyelamatkan nyawa dan membantu penegakan hukum. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak sejak dini.