JAVASCORNER.CO.ID, BATAM - Warga Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, dihebohkan oleh dua peristiwa yang menjadi perbincangan luas dalam beberapa hari terakhir. Di tengah ramainya media sosial membahas dugaan perundungan terhadap seorang remaja putri berjilbab, masyarakat juga dibuat resah dengan kasus kehilangan mesin kapal yang terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan Kampung Tanjung.
Dugaan Perundungan Remaja Berjilbab
Peristiwa pertama yang menyita perhatian publik adalah beredarnya video dugaan perundungan terhadap seorang remaja putri yang viral di berbagai platform media sosial sejak Sabtu, 13 Juni 2026. Video tersebut memicu gelombang kecaman dari masyarakat karena memperlihatkan seorang remaja putri berjilbab yang diduga menjadi korban kekerasan.
Rekaman yang diunggah oleh akun Facebook milik orang tua korban, Putri Ana Sibarani, dengan cepat menyebar luas. Dalam video tersebut, korban tampak hanya menundukkan kepala dan nyaris tidak memberikan perlawanan saat diduga mendapatkan perlakuan kasar dari pelaku.
Tak hanya dugaan tindakan kekerasan yang membuat publik geram, sikap sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian juga menuai sorotan. Dalam rekaman terdengar suara tawa, tepuk tangan, hingga komentar yang dinilai tidak pantas saat peristiwa tersebut berlangsung.
Banyak netizen mengecam tindakan yang terekam dalam video tersebut dan mendesak aparat kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan. Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu dugaan perundungan tersebut maupun identitas pihak-pihak yang terlibat.
Pencurian Mesin Tempel Boat
Di saat perhatian masyarakat masih tertuju pada video viral tersebut, warga Belakang Padang kembali dikejutkan dengan kabar hilangnya sebuah mesin tempel boat pompong berkekuatan 15 PK di kawasan Kampung Tanjung.
Informasi kehilangan itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Cahaya Ramadhani dan langsung mendapat perhatian dari masyarakat pesisir yang mayoritas menggantungkan aktivitasnya pada transportasi laut.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, dugaan pencurian tersebut terjadi pada Sabtu malam, 13 Juni 2026, sekitar pukul 21.49 WIB. Dalam rekaman terlihat seseorang berada di area pelantar tempat kapal bersandar. Sosok tersebut diduga mengambil mesin yang terpasang pada salah satu pompong milik warga.
Aksi yang berlangsung pada malam hari itu terekam cukup jelas oleh kamera pengawas dan kini menjadi petunjuk penting dalam upaya mengidentifikasi pelaku.
Informasi untuk Pemilik
Pemilik mesin berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan mesin kapal tersebut atau mengenali sosok yang terekam CCTV dapat segera memberikan informasi melalui nomor 0878-9132-3838.
Harapan Warga untuk Aparat
Dua peristiwa yang terjadi hampir bersamaan ini menjadi topik hangat di tengah masyarakat Belakang Padang. Di satu sisi, warga menuntut keadilan atas dugaan perundungan yang viral di media sosial. Di sisi lain, masyarakat juga berharap kasus pencurian mesin kapal yang meresahkan pemilik pompong dapat segera terungkap.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kedua peristiwa tersebut secara serius agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Belakang Padang tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga.