JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) membantah kabar yang menyebut demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) batal. Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan aksi tetap berlangsung sesuai jadwal.
Kronologi Bantahan
Kabar pembatalan aksi beredar di media sosial Threads pada Kamis (11/6/2026) malam. Akun @ditra.ditt mengunggah informasi yang menyatakan rencana mobilisasi massa dengan dresscode baju hitam dan jaket kuning dinyatakan batal.
Namun, Dimas dengan tegas membantah. "Tidak. Sama sekali tidak ada publikasi batalnya aksi," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat. Ia meminta masyarakat merujuk informasi resmi di Instagram @bemui_official.
Dimas memperkirakan sekitar 500 mahasiswa dari UI akan turun ke jalan. Selain itu, mahasiswa dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Pancasila, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan STT Nurul Fikri juga ikut bergabung.
Lima Tuntutan Mahasiswa
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengungkapkan lima poin tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi hari ini. Berikut rinciannya:
- Setop pemborosan APBN.
- Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
- Hentikan program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
- Hentikan militerisme di ranah sipil.
- Meminta Presiden Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.
Athof mengajak berbagai elemen masyarakat, seperti buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, dan komunitas pelari, untuk ikut serta. "Kita rebut keadilan! Karena keadilan tidak datang sendiri. Ia harus dijemput oleh rakyat Indonesia yang besar, bukan pemerintah yang berlagak besar," ujarnya.
Antisipasi Kemacetan
Demonstrasi direncanakan mulai pukul 13.00 WIB. Athof meminta maaf atas potensi kemacetan lalu lintas di sekitar Bundaran HI. "Kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam," katanya.
Sebanyak 4.151 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi. Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak kemacetan. Pengendara diimbau menghindari kawasan Bundaran HI pada siang hingga sore hari.
Dengan bantahan resmi dari BEM UI, kepastian jalannya aksi hari ini memberikan gambaran bahwa mahasiswa tetap konsisten menyuarakan aspirasi mereka. Masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi gangguan lalu lintas dan mengikuti perkembangan informasi dari kanal resmi.