News

BMKG Ungkap Gempa M5,4 Guncang Sukabumi Dipicu Subduksi

Raka Pratama Raka Pratama 13 Mar 2026 21:21 59 Views
BMKG Ungkap Gempa M5,4 Guncang Sukabumi Dipicu Subduksi

BMKG Ungkap Gempa M5,4 Guncang Sukabumi Dipicu Subduksi

JAVASCORNER.CO.ID, SUKABUMI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (13/3) dini hari sekitar pukul 02.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng di kedalaman 53 kilometer.

Detail Gempa dan Lokasi

Episenter gempa terletak di koordinat 8,04° LS ; 106,86° BT. Posisinya berada di laut sekitar 121 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi.

BMKG memperbarui parameter magnitudo menjadi M5,3 berdasarkan analisis lebih lanjut. Gempa terjadi di wilayah Laut Selatan Sukabumi dengan kedalaman hiposenter 53 km.

Warga Sukabumi melaporkan kepanikan saat gempa mengguncang. Banyak yang berhamburan keluar rumah meski terjadi dini hari.

Analisis BMKG dan Penyebab

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan karakteristik gempa ini. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi," ujarnya dalam keterangan resmi.

Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Aktivitas subduksi lempeng menjadi pemicu utama guncangan yang dirasakan warga.

Rahmat menegaskan pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.

Dampak Getaran di Wilayah Sekitar

Getaran gempa dirasakan hingga berbagai wilayah Jawa Barat. Di Cidolog dan Ciracap, intensitas mencapai skala IV MMI (Modified Mercalli Intensity).

Skala IV MMI berarti getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah. Beberapa benda ringan mungkin bergoyang atau jatuh.

Wilayah lain merasakan getaran dengan intensitas berbeda. Tasikmalaya, Cijati, Pagelaran, Sukanegara, Agrabinta, Sindangbarang, Garut, Cidahu, Cimanggu, Campaka, Jampang Tengah, Kadupandak, dan Tegal Buleud mengalami getaran III-IV MMI.

Bayah, Klapanunggal, dan Kabupaten Bandung merasakan skala III MMI. Pangandaran dan Ciamis mengalami getaran II-III MMI.

Potensi Risiko dan Monitoring

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan. Pemantauan tinggi gelombang laut tidak menunjukkan anomali signifikan.

Hingga pukul 02.50 WIB, belum terdeteksi aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Monitoring terus berlanjut untuk mengantisipasi kemungkinan guncangan lanjutan.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada. BMKG akan memberikan pembaruan informasi jika terdapat perkembangan baru terkait aktivitas seismik di wilayah tersebut.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana di daerah rawan gempa. Pemahaman tentang penyebab dan karakteristik gempa dapat membantu masyarakat merespons dengan lebih tepat.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#gempa bumi #BMKG #Sukabumi #aktivitas subduksi #Jawa Barat

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner