JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Februari 2026 sebesar 4,68 persen, turun 0,08 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pengangguran berkurang sekitar 35 ribu orang menjadi 7,24 juta jiwa, di tengah pertumbuhan angkatan kerja yang signifikan.
- Ringkasan Data Ketenagakerjaan Utama
- Komposisi Penduduk Bekerja
- Daerah dengan Pengangguran Tertinggi dan Terendah
Ringkasan Data Ketenagakerjaan Utama
BPS merilis sejumlah indikator utama ketenagakerjaan yang menunjukkan perbaikan pasar kerja nasional. Berikut poin-poin pentingnya:
- Jumlah Pengangguran: 7,24 juta orang, berkurang sekitar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025.
- Total Angkatan Kerja: 154,91 juta orang, naik 1,862 juta orang.
- Penduduk Bekerja: 147,67 juta orang, bertambah 1,896 juta lapangan kerja baru.
- Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK): 70,56 persen.
Komposisi Penduduk Bekerja
Dari total penduduk yang bekerja, klasifikasi status kerjanya mengalami perubahan. Pekerja penuh dan paruh waktu meningkat, sementara setengah pengangguran menurun.
| Kategori | Jumlah (Juta Orang) | Perubahan (Juta Orang) |
|---|---|---|
| Pekerja Penuh | 98,59 | +2,11 |
| Pekerja Paruh Waktu | 38,347 | +0,73 |
| Setengah Pengangguran | 10,73 | -0,94 |
Secara total, jumlah pekerja formal tercatat 40,58 persen, turun dari periode sebelumnya. Sektor informal masih mendominasi pasar kerja Indonesia.
Daerah dengan Pengangguran Tertinggi dan Terendah
Data BPS juga menunjukkan ketimpangan geografis dalam penyerapan tenaga kerja. Provinsi Papua mencatat TPT tertinggi, sementara Bali menjadi yang terendah.
| Provinsi | TPT (%) |
|---|---|
| Papua | 7,02 |
| Kepulauan Riau | 6,87 |
| Jawa Barat | 6,64 |
| Bali | 1,59 |
| Papua Pegunungan | 1,70 |
Papua menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi, mencapai 7,02 persen. Sebaliknya, Bali mencatatkan angka terendah hanya 1,59 persen. Ketimpangan ini menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih terfokus pada daerah dengan penyerapan tenaga kerja rendah.
Data lengkap mengenai rata-rata upah buruh nasional dan rincian tingkat pengangguran berdasarkan pendidikan dapat diakses melalui laman resmi BPS.