Politik

Bupati Situbondo Tegaskan Hanya Satu Periode, Fokus Turunkan Kemiskinan dan Perbaiki Birokrasi

Ujang Trisno Ujang Trisno 24 Feb 2026 15:49 48 Views
Bupati Situbondo

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, membuat pernyataan yang cukup mengejutkan di tengah hiruk-pikuk politik jelang Pemilu 2026. Ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya hanya akan memimpin Kabupaten Situbondo untuk satu periode saja. Tak ada ambisi untuk maju lagi di periode kedua.

 

Pernyataan itu disampaikan Rio dalam sebuah wawancara terbuka. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini mengaku sejak awal tak pernah bercita-cita menjadi bupati. Semua ini, katanya, murni karena perintah dari sang kiai, Kholil As'ad Syamsul Arifin, yang harus ia jalankan.

 

"Orang-orang bertanya: benar Mas cuma satu periode? Saya jawab: iya, satu periode. Itu mungkin yang membuat saya akhirnya tidak punya beban politik masa depan. Bebas saja. Orang suka atau tidak suka, saya cuek saja," ujarnya dengan santai.

 

Rio menegaskan, masa lima tahun kepemimpinannya akan difokuskan pada penurunan angka kemiskinan dan perbaikan birokrasi. Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang ia identifikasi adalah ego sektoral di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, jika ego sektoral bisa dihilangkan, birokrasi Situbondo akan jauh lebih dahsyat.

 

Menariknya, Rio justru membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin kritis. Ia memiliki forum bernama Maronggi, singkatan dari Mas Rio-Mbak Ulfi Kerrong Tapanggi. Dalam forum itu, siapa pun boleh datang dan bebas mengkritik atau bahkan "mengolok-olok" kebijakan pemerintah.

 

"Dari awal saya nantangin mereka untuk ngomong. Ini forum bebas, siapa saja boleh datang dan boleh ngilok-ngilokno kebijakan kami," katanya merujuk pada istilah lokal untuk bercanda atau mengejek.

 

Soal biaya politik, Rio mengaku tak punya utang sama sekali. Ia menyebut seluruh dana pencalonan berasal dari uang pribadi dan urunan para kiai. Tak ada pinjaman dari investor atau pihak ketiga yang biasanya menuntut imbal balik proyek.

 

"Bismillah sudah saya ikhlaskan. Saya sudah bicara dengan istri, saya sudah bicara dengan orang tua, sudah saya ikhlaskan semuanya. Tidak ada istilah balik modal dalam kamus saya. Saya enggak main proyek sama sekali. Bisa dicek. Tidak ada satu rupiah pun yang ke saya," tegasnya.

 

Pernyataan ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi para kontraktor nakal. Ia mengaku berani bersikap tegas karena tak punya kepentingan pribadi dengan proyek-proyek pemerintah. Ia bahkan meminta para kontraktor untuk menyisihkan keuntungan mereka guna membantu warga miskin.

 

"Saya minta sayangilah orang-orang miskin, perbaikilah rumahnya dari keuntungan (mengerjakan proyek pemerintah) itu," pungkasnya.

 

Dengan sikapnya yang blak-blakan dan tanpa beban politik, Rio Prayogo tampaknya ingin membuktikan bahwa seorang pemimpin bisa bekerja maksimal tanpa harus terikat pada ambisi kekuasaan jangka panjang.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Situbondo #Bupati #Pemilu 2026 #Kemiskinan #Birokrasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner