Teknologi

CEO Google DeepMind Soroti Risiko Kecerdasan Buatan

Ujang Trisno Ujang Trisno 22 Feb 2026 00:34 61 Views
Banner Utama

CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) menciptakan risiko serius yang memerlukan perhatian mendesak dan kerjasama internasional untuk diatasi. Hassabis mengidentifikasi dua kategori risiko utama terkait teknologi AI: aktor jahat yang memanfaatkan teknologi untuk tujuan merugikan, dan risiko teknis yang melekat pada sistem yang semakin otonom.

 

Hassabis menekankan bahwa sistem AI yang semakin otonom dan mandiri dapat memiliki potensi risiko yang lebih besar dan melakukan hal-hal yang mungkin tidak kita maksudkan saat merancangnya. Dia juga menyoroti pentingnya pertemuan internasional untuk mempertemukan para pengambil keputusan dengan para ahli teknologi dan menciptakan standar minimum untuk penerapan teknologi AI.

 

Mantan CEO Google, Eric Schmidt, juga memperingatkan bahwa AI dapat menghadirkan 'risiko eksistensial' bagi umat manusia, termasuk potensi penyalahgunaan teknologi untuk tujuan jahat. Schmidt menekankan bahwa teknologi AI harus dikembangkan dengan prinsip-prinsip etika yang kuat dan selalu berada di bawah pengawasan manusia.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner