Ekonomi

China Beri Peringatan Keras ke RI: Ekonomi Bakal Makin Susah - Dampak Perlambatan Ekonomi China

Ujang Trisno Ujang Trisno 05 Mar 2026 20:15 53 Views
Ilustrasi bendera China dengan grafik ekonomi yang menurun, simbol perlambatan ekonomi global

Ilustrasi bendera China dengan grafik ekonomi yang menurun, simbol perlambatan ekonomi global

Perlambatan Ekonomi China: Target Terendah dalam 30 Tahun

Pemerintah China baru saja mengumumkan penurunan target pertumbuhan ekonomi yang menjadi terendah dalam tiga dekade terakhir. Pengumuman ini disampaikan dalam sidang tahunan "Two Sessions" di Beijing pada 5 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia sebagai mitra dagang utama.

Perdana Menteri Li Qiang menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) China di kisaran 4,5% hingga 5% untuk tahun ini. Angka ini menjadi penurunan proyeksi pertama sejak 2023 dan mencerminkan tekanan ekonomi dalam negeri yang belum mereda. Pemerintah China mengakui adanya persoalan permintaan domestik yang lemah dan kelesuan sektor properti.

Dampak Perlambatan Ekonomi China bagi Indonesia

Perlambatan ekonomi China tidak bisa dipandang enteng oleh Indonesia. China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai ekspor nonmigas mencapai US$64,82 miliar pada 2025. Artinya, sekitar 24% dari total ekspor nonmigas Indonesia bergantung pada pasar China.

Ketika ekonomi China melambat, dampak paling cepat akan terasa pada permintaan terhadap barang-barang ekspor Indonesia. Tekanan terbesar berpotensi muncul pada komoditas dan produk antara yang terkait dengan industri China. Perlambatan ini bisa menahan laju ekspor Indonesia dan menekan harga komoditas.

Dampak pada Ekspor Indonesia

Hubungan dagang Indonesia-China sangat kuat di sektor tambang, bahan baku industri, dan produk manufaktur tertentu. Saat pertumbuhan China melambat, permintaan terhadap bahan baku untuk manufaktur dan konstruksi biasanya ikut melemah. Ini akan mengurangi dorongan dari sektor eksternal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dampak pada Investasi Asing

China dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu investor asing terbesar di Indonesia. Realisasi investasi China mencapai US$7,5 miliar sepanjang 2025, terutama di sektor hilirisasi dan manufaktur. Perlambatan ekonomi China berisiko mempengaruhi kecepatan ekspansi investasi di Indonesia.

Perusahaan-perusahaan China mungkin menjadi lebih hati-hati dalam belanja modal, sehingga proyek-proyek baru di Indonesia berpotensi tertahan. Sektor-sektor seperti pengolahan mineral, manufaktur, dan energi khususnya perlu waspada terhadap perubahan ini.

Analisis Ahli: Dampak Nyata bagi Indonesia

Ekonom senior Chatib Basri pernah mengingatkan bahwa dampak perlambatan ekonomi China terhadap Indonesia cukup nyata. Menurut perhitungannya, setiap perlambatan 1% ekonomi China dapat memangkas pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 0,3%. Hal ini terjadi karena China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia.

Pelemahan ekonomi di China akan langsung mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia dan pada akhirnya menekan pertumbuhan ekonomi domestik. Semakin dalam perlambatan ekonomi China, semakin besar pula potensi rambatannya ke perekonomian Indonesia.

Penurunan target pertumbuhan ekonomi China menjadi sinyal penting bahwa risiko terhadap ekspor, harga komoditas, dan arus investasi perlu dicermati lebih serius. Indonesia perlu mempersiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan dampak ekonomi dari perlambatan mitra dagang utamanya ini.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#ekonomi china #ekspor indonesia #investasi asing #hubungan dagang #risiko ekonomi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner