Viral

Dandim Kolaka Buka Suara soal Video Viral Perselisihan TNI di Jalan Hauling Pomalaa, Ini Penjelasannya

Berita Terkini Berita Terkini 08 Sep 2026 06:38 28 Views
Dandim Kolaka Buka Suara soal Video Viral Perselisihan TNI di Jalan Hauling Pomalaa, Ini Penjelasannya

Dandim Kolaka Buka Suara soal Video Viral Perselisihan TNI di Jalan Hauling Pomalaa, Ini Penjelasannya

Javas Corner - Komandan Kodim atau Dandim 1412/Kolaka, Letkol Inf. Choky Gunawan, akhirnya angkat bicara menanggapi rekaman video viral yang memperlihatkan perselisihan di area Obyek Vital Nasional atau Obvitnas Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Sabtu (5/9/2026).

 

Ketegangan yang melibatkan personel TNI dan seorang pria di jalan hauling tambang tersebut kini tengah menjadi sorotan publik. Insiden itu diduga berkaitan dengan polemik penggunaan akses jalan hauling yang selama ini menjadi persoalan antara perusahaan tambang.

 

Letkol Choky Gunawan menegaskan bahwa keberadaan personel TNI di kawasan industri dan jalan hauling di Kabupaten Kolaka merupakan bagian dari tugas pengamanan obyek vital nasional yang bersifat strategis. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan UU No 34 Tahun 2024 tentang TNI yang menempatkan pengamanan obyek vital nasional strategis sebagai bagian dari tugas TNI.

 

Dandim Kolaka menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut memiliki kepentingan strategis sehingga aktivitas operasionalnya perlu mendapat pengamanan. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain Indonesia Pomalaa Industrial Park atau IPIP, PT Vale Indonesia, PT Antam, dan PT Ceria Nugraha Indotama.

 

Pengamanan tersebut tidak hanya dilakukan oleh TNI. Personel Polri dari Polda Sulawesi Tenggara, Brimob, Polres Kolaka, hingga satuan pengamanan obyek vital juga terlibat dalam menjaga keamanan kawasan.

 

"Di sana bukan hanya TNI. Ada personel dari Polda, Brimob, Polres dan pengamanan obyek vital Polda. Semuanya bersama-sama mengamankan kawasan dan aktivitas operasional," ujar Choky, Senin (7/9/2026).

 

Choky mengungkapkan bahwa aksi pemalangan jalan hauling bukan kali pertama terjadi. Pola serupa telah beberapa kali dilakukan, termasuk di kawasan IPIP dan sejumlah lokasi operasional perusahaan pertambangan lainnya.

 

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda telah berulang kali melakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi antara pihak-pihak terkait. Pemerintah daerah dan unsur Forkopimda telah berupaya mempertemukan para pihak agar persoalan bisnis maupun klaim kepemilikan dapat diselesaikan melalui mekanisme yang tepat.

 

"Forkopimda sudah berkali-kali melakukan mediasi, baik di Jakarta maupun di tempat lain. Kami sudah mempertemukan pihak-pihak terkait agar persoalan mereka bisa dibicarakan," katanya.

 

Dandim juga membantah adanya tudingan bahwa personel TNI mengamuk saat mengamankan aksi pemalangan jalan. Ia memastikan bahwa tindakan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bagian dari prosedur pengamanan yang sudah ditetapkan.

 

#TNI #Kolaka #Sultra #Pomalaa #JalanHauling #Obvitnas #DandimKolaka #VideoViral #Pengamanan #Forkopimda

Berita Terkini

// Verified Author

Berita Terkini

News

Berita terkini hari ini

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner