JavasCorner.co.id - Dinas Pendidikan Klaten Gelar Pembinaan bagi Pelajar yang Terlibat Konvoi Ugal-ugalan, Dorong Aktivitas Positif
Setelah beberapa pelajar terlibat dalam aksi konvoi ugal-ugalan di Ceper Klaten yang viral, Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten mengambil langkah cepat dengan melakukan pembinaan terhadap para pelaku. Aksi berbahaya yang terjadi pada Minggu (22/2) lalu tidak hanya mengganggu ketertiban lalu lintas, tetapi juga menunjukkan kurangnya pemahaman tentang keselamatan dan tanggung jawab sosial di kalangan remaja.
Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Drs. Sugeng Santoso, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah masing-masing pelaku untuk memberikan pembinaan dan edukasi. "Kita tidak hanya memberikan teguran, tetapi juga ingin membimbing mereka untuk beralih ke aktivitas yang lebih positif. Remaja harus menjadi contoh baik bagi masyarakat," ujarnya pada Selasa (24/2).
Program pembinaan yang akan dijalankan meliputi penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas, serta pendaftaran peserta ke berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti olahraga, seni, dan organisasi pemuda. Beberapa sekolah juga akan menggelar lokakarya bersama orang tua siswa untuk membahas peran keluarga dalam membimbing anak-anak agar terhindar dari perilaku berbahaya.
Selain itu, Polres Klaten juga akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk mengadakan sosialisasi rutin di sekolah-sekolah tentang dampak negatif dari balapan liar dan konvoi ugal-ugalan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan materi edukatif agar para pelajar memahami konsekuensi hukum dan keselamatan yang mungkin terancam akibat aksi semacam itu.
Beberapa orang tua pelaku juga menyatakan kesediaan untuk lebih aktif dalam mengawasi anak-anak mereka dan mendukung program pembinaan yang diselenggarakan pemerintah daerah.