JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Dokter sekaligus influencer kecantikan Doktif menyerukan boikot terhadap semua produk milik Richard Lee. Ia menuduh pengusaha skincare itu melakukan penipuan lebih besar dan menyebut ada pabrik milik Richard yang patut dipertanyakan.
Seruan itu disampaikan Doktif dalam unggahan media sosialnya, Sabtu (7/3/2026). "Jadi untuk masyarakat selamatkan uang kalian, lakukan cancel culture. Hentikan untuk mempercayai oknum satu ini, berikan dia efek jera," tegas Doktif.
Latar Konflik
Perseteruan ini berawal dari konten-konten Doktif yang kerap mengulas produk kecantikan. Ia beberapa kali menuding produk Richard Lee melakukan overclaim atau menipu soal kandungan bahan.
Richard Lee tak tinggal diam. Ia melaporkan Doktif ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Richard merasa produknya disudutkan secara tidak adil.
Sebaliknya, Doktif membalas dengan melaporkan Richard Lee. Laporannya mencakup dugaan berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk serta perawatan kecantikan.
Status Hukum Kedua Pihak
Keduanya kini berstatus tersangka. Doktif ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Sementara Richard Lee menghadapi kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksanya sebagai tersangka.
Richard Lee sempat menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada Kamis (19/2/2026). Proses hukum terhadap keduanya masih berjalan.
Pembelaan Richard Lee
Sebelumnya, Richard Lee membela produk-produk skincare miliknya. Ia menegaskan semua produk yang dipasarkan legal dan memenuhi standar.
"Saya sudah siap memberikan keterangan sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya," kata Richard Lee. "Semua produk yang saya jual legal, terdaftar di BPOM, dan diproduksi sesuai ketentuan."
Richard juga menyebut produk-produknya telah bersertifikat halal. Ia memastikan proses produksi hingga distribusi mengikuti standar pemerintah.
"Saya belum pernah menjual produk yang tidak berizin dan berpotensi mencelakakan masyarakat," tandasnya.
Kesaksian Mantan Karyawan
Konflik ini semakin panas dengan munculnya mantan karyawan Richard Lee. Orang tersebut memberikan kesaksian kepada Doktif mengenai dugaan praktik produksi skincare yang tidak sesuai aturan.
Kesaksian ini menjadi salah satu bahan yang digunakan Doktif dalam menyerukan boikot. Namun, detail kesaksian tersebut belum diungkap secara lengkap kepada publik.
Masyarakat kini menunggu perkembangan hukum dari kedua belah pihak. Boikot yang diserukan Doktif mulai mendapat perhatian di media sosial.