Politik

DPR Setujui Motor Listrik BGN Dihibahkan kepada Guru Honorer

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 22 Jun 2026 11:55 66 Views
DPR Setujui Motor Listrik BGN Dihibahkan kepada Guru Honorer

DPR Setujui Motor Listrik BGN Dihibahkan kepada Guru Honorer

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyetujui rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghibahkan sepeda motor listrik yang sebelumnya dibeli bagi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada para guru honorer. Keputusan ini diambil dalam rapat dengan Komisi IX, di mana Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan niat tersebut.

Latar Belakang Hibah Motor Listrik BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya mengadakan sepeda motor listrik untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Namun, setelah evaluasi, muncul rencana untuk mengalihkan aset tersebut kepada guru honorer agar manfaatnya lebih langsung dirasakan masyarakat.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan gagasan ini dalam rapat dengan Komisi IX DPR. Menurutnya, hibah ini merupakan bentuk optimalisasi aset negara yang sudah dibeli dengan anggaran publik.

Kritik Terhadap Proses Pengadaan

Yahya Zaini menyoroti proses pengadaan motor listrik yang dinilai tidak profesional. Ia mengungkapkan bahwa perusahaan penyedia kendaraan tidak memiliki jaringan dealer maupun layanan purna jual yang memadai.

"Perusahaan pengadaan tidak profesional, tidak punya dealer dan tempat service-nya. Yang paling disesalkan harganya di-mark up," ujar Yahya dalam pernyataannya.

Meski demikian, ia tetap mendukung langkah BGN untuk menghibahkan motor tersebut, karena lebih baik daripada aset menganggur.

Dukungan DPR dan Harapan ke Depan

Yahya Zaini menegaskan bahwa dirinya setuju dengan rencana hibah tersebut. Ia berharap guru honorer yang menerima motor listrik dapat memanfaatkannya untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mobilitas ke sekolah.

"Waktu rapat dengan Komisi IX, ibu Arumsari mengatakan sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah. Dan saya setuju dengan rencana tersebut," ucapnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi agar aset negara tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya para tenaga pendidik honorer yang selama ini sering menghadapi keterbatasan transportasi.

Ke depannya, DPR akan mengawal proses hibah ini agar berjalan transparan dan tepat sasaran. Yahya juga mendorong BGN untuk lebih selektif dalam memilih mitra pengadaan di masa mendatang, demi menghindari potensi kerugian negara.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#motor listrik #BGN #guru honorer #DPR #hibah

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner