Viral

Dua Anggota KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga Korban, Kini Masuk DPO Polisi

Ujang Trisno Ujang Trisno 11 Sep 2026 21:19 18 Views
Dua Anggota KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga Korban, Kini Masuk DPO Polisi

Dua Anggota KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga Korban, Kini Masuk DPO Polisi

Javas Corner - Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz berhasil mengidentifikasi dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB yang terlihat dalam cuplikan video call dengan keluarga ASN korban penembakan di Jayawijaya, Papua Pegunungan. Keduanya berinisial PN dan KT dan kini masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

 

Identifikasi tersebut dilakukan setelah kepolisian menyandingkan cuplikan video yang beredar dengan data dan ciri-ciri yang telah dikantongi petugas. Hasil pencocokan itu menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan untuk mengetahui keberadaan kedua DPO tersebut.

 

"Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki serta ciri-ciri yang ada pada kami, kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT yang masuk dalam DPO kami," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9/2026).

 

Yusuf menjelaskan bahwa dalam kejadian penembakan tersebut, ketiga korban diketahui hendak memberikan bantuan berupa ternak anak babi, melakukan pengecekan lahan cetak sawah, serta memberikan penyuluhan terkait peternakan. Dalam perjalanan kembali menuju Wamena, kendaraan yang mereka tumpangi diduga diadang oleh KKB dan diperintahkan berhenti.

 

Ketiga korban kemudian diminta turun dari kendaraan dan digiring menuju belakang kendaraan. Tidak lama kemudian terdengar tiga kali letusan senjata api. Setelah melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

 

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi awal yang diperoleh pihak kepolisian, para pelaku diduga membawa dua pucuk senjata api laras panjang serta sejumlah parang ketika meninggalkan lokasi," katanya.

 

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian tersebut, termasuk motif dan pihak-pihak yang terlibat. "Target mereka adalah mengganggu kamtibmas dan menimbulkan rasa takut di masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pengejaran dan pengembangan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat," ujar Yusuf.

 

PN dan KT diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah perkara kekerasan di Papua. Keduanya merupakan anggota KKB Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya dan masuk dalam daftar DPO kepolisian.

 

Kedua orang tersebut diduga memiliki keterlibatan dalam kasus penembakan yang terjadi saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem atau FBLB di Kabupaten Jayawijaya pada 8 Agustus 2026 yang mengakibatkan dua warga sipil mengalami luka akibat tembakan.

 

Selain itu, PN dan KT juga memiliki keterlibatan dalam perkara penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga pada 7 Februari 2023. Pilot tersebut kemudian berhasil dibebaskan pada 21 September 2024.

 

"Keterlibatan dalam kasus penembakan pada saat berlangsungnya Festival Budaya Lembah Baliem dan penyanderaan pilot Susi Air ini merupakan sebuah perkembangan bagi kami. Dari hasil identifikasi ini, kami masih terus melakukan pengejaran untuk mengetahui keberadaan para pelaku," ujar Yusuf.

 

Pengungkapan identitas kedua terduga pelaku ini menjadi titik terang dalam kasus penembakan yang menewaskan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya. Publik berharap pengejaran dapat segera membuahkan hasil dan para pelaku diadili sesuai hukum yang berlaku.

 

#KKB #Jayawijaya #Papua #DPO #PenembakanASN #DamaiCartenz #EgianusKogoya #Nduga #PilotSusiAir #BeritaNasional

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner