Politik

Dubes Iran Safari ke Tokoh Nasional RI, Gaungkan Kampanye Anti-Perang

Ujang Trisno Ujang Trisno 04 Apr 2026 10:48 81 Views
Dubes Iran safari ke tokoh nasional RI gaungkan kampanye anti-perang

Dubes Iran safari ke tokoh nasional RI gaungkan kampanye anti-perang

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan serangkaian pertemuan dengan empat tokoh nasional Indonesia dalam seminggu terakhir. Kunjungan ini bertujuan menggalang dukungan melawan agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang masih bergejolak.

Seri Pertemuan dengan Tokoh Nasional

Boroujerdi memulai safari diplomatiknya dengan menemui Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Pertemuan berlangsung di kediaman JK di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/3/2026).

Hari yang sama, Dubes Iran bertolak ke Menteng, Jakarta Pusat. Di sana ia menyambangi Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di kediaman pribadinya.

Rabu (1/4/2026), Boroujerdi melanjutkan perjalanan ke Solo. Ia menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk membahas perkembangan terkini konflik di Timur Tengah.

Pertemuan terakhir dilaksanakan Jumat (3/4/2026) di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Boroujerdi berbincang dengan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengenai peran ulama dalam meredakan ketegangan.

Jadwal Kunjungan Lengkap

  1. Selasa, 3 Maret 2026: Jusuf Kalla (Jakarta Selatan)
  2. Selasa, 10 Maret 2026: Megawati Soekarnoputri (Jakarta Pusat)
  3. Rabu, 1 April 2026: Joko Widodo (Solo)
  4. Jumat, 3 April 2026: Din Syamsuddin (Jakarta Selatan)

Misi Diplomasi Anti-Perang

"Kami ingin Indonesia ikut menyuarakan penolakan terhadap serangan Amerika Serikat-Israel," tegas Boroujerdi saat bertemu Din Syamsuddin. Ia menegaskan kunjungannya merupakan bagian dari kampanye anti-perang skala global.

Dubes Iran menjelaskan, tujuannya mengajak Indonesia menjadi suara bersama melawan agresi militer. "Kami berharap Indonesia membantu kampanye anti-perang terhadap Iran," ujarnya.

Boroujerdi menyampaikan permohonan khusus kepada para ulama Indonesia. Ia meminta doa untuk bangsa Iran yang menurutnya sedang dizalimi oleh dua negara nuklir, AS dan Israel.

Tiga Tujuan Utama Kunjungan

  • Menggalang solidaritas internasional melawan agresi AS-Israel
  • Memohon dukungan diplomasi dari Indonesia
  • Meminta doa dan peran aktif ulama Indonesia

Respons dan Dukungan Indonesia

Selama pertemuan, Boroujerdi mengaku menerima banyak ungkapan belasungkawa dan keprihatinan. "Saya menyampaikan terima kasih atas simpati yang diberikan," katanya.

Ia secara khusus mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang menyatakan kesediaan menjadi fasilitator perdamaian. "Indonesia siap menjembatani terwujudnya perdamaian antara AS-Israel dan Iran," jelas Boroujerdi.

Respons positif juga datang dari Jusuf Kalla. Mantan Wakil Presiden menyatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto siap menjadi penengah konflik jika diperlukan.

Potensi Peran Fasilitator Indonesia

Indonesia memiliki beberapa keunggulan sebagai penengah konflik:

  1. Hubungan diplomatik baik dengan semua pihak terkait
  2. Posisi sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar
  3. Pengalaman dalam misi perdamaian internasional
  4. Reputasi netral dalam politik global

Dampak Konflik dan Harapan Iran

Boroujerdi menekankan konflik di Timur Tengah telah memicu dampak global. "Perang ini mempengaruhi stabilitas dunia, termasuk Indonesia," ucapnya.

Dubes Iran mengajak umat Islam lintas aliran untuk bersatu. Ia menyerukan persatuan melawan perang yang dikobarkan koalisi AS-Israel.

"Harapan kami adalah doa dan seruan persatuan umat Islam dalam menghadapi musuh bersama," tandas Boroujerdi. Ia berharap solidaritas internasional dapat menghentikan eskalasi konflik yang telah berlangsung 35 hari.

Kunjungan Boroujerdi menandai intensifikasi diplomasi Iran di Asia Tenggara. Serangkaian pertemuan ini menunjukkan upaya Teheran mencari dukungan dari negara-negara netral seperti Indonesia. Respons positif dari tokoh nasional membuka peluang peran diplomatik Indonesia yang lebih besar di kancah global.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Iran #Indonesia #hubungan internasional #konflik Timur Tengah #diplomasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner