News

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hujan Abu Vulkanik Pekat Sapu Dua Kabupaten di Lampung, Warga Alami Gangguan Pernapasan

Ujang Trisno Ujang Trisno 05 Sep 2026 18:58 35 Views
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hujan Abu Vulkanik Pekat Sapu Dua Kabupaten di Lampung, Warga Alami Gangguan Pernapasan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hujan Abu Vulkanik Pekat Sapu Dua Kabupaten di Lampung, Warga Alami Gangguan Pernapasan

Javas Corner - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Lampung Selatan kembali membawa dampak serius. Abu vulkanik hitam dilaporkan mulai mengguyur dan mengepung permukiman warga di dua wilayah sekaligus, yakni Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Tanggamus, pada Sabtu (5/9/2026). Fenomena ini memicu kepanikan warga dan mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

 

Di Kabupaten Pesisir Barat, hujan abu pekat menyasar sejumlah titik strategis seperti Kecamatan Ngambur, Pesisir Tengah, Bengkunat, hingga Penengahan. Lapisan debu vulkanik kehitaman bahkan terlihat jelas menumpuk di lantai rumah-rumah warga. Suasana yang biasanya cerah mendadak berubah bak diselimuti kabut tebal akibat debu vulkanik yang melayang di udara dan diterjang angin kencang. Fenomena ini tidak hanya memperburuk jarak pandang para pengendara, tetapi juga mengancam kesehatan warga.

 

"Seram melihat laut, angin kencang bercampur kabut debu. Anak saya terpaksa saya suruh diam di dalam rumah karena sudah mulai batuk-batuk," ungkap Siti Umiyati, salah seorang warga Bengkunat. Keluhan serupa disampaikan warga Pesisir Tengah, Dongah Beni, yang menyebutkan paparan abu membuat sejumlah anak-anak di lingkungannya mulai mengalami gangguan pernapasan.

 

Tak hanya Pesisir Barat, wilayah Kabupaten Tanggamus pun tak luput dari paparan material erupsi. Sejak pukul 06.00 WIB, hujan abu tebal dilaporkan menerjang Kecamatan Pematang Sawa, Pulau Tabuan, Pulung Bayang, hingga Cukupala. Situasi makin menegangkan lantaran fenomena hujan abu ini disertai dengan getaran gempa-gempa kecil yang dirasakan warga secara berulang kali.

 

Menanggapi situasi mendesak tersebut, pihak berwenang langsung bergerak cepat. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan hanya mempercayai informasi resmi yang dikeluarkan oleh BPBD, BMKG, maupun Pemerintah Daerah. Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Tanggamus menyiagakan perawat dan bidan desa di lokasi-lokasi terdampak serta mendistribusikan obat-obatan, vitamin, dan sedikitnya 1.650 masker gratis kepada warga di sejumlah pekon terdampak.

 

Tags:

#ErupsiGunungAnakKrakatau #GunungAnakKrakatau #LampungSelatan #AbuVulkanik #BencanaAlam #PesisirBarat #Tanggamus #HujanAbu #BPBD #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner