JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berhasil memulangkan 13 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran pada 21 April 2026. Ini merupakan bagian dari evakuasi tahap ketiga yang dilakukan pemerintah di tengah ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Proses Evakuasi Bertahap
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan dalam tiga tahap. Tahap ketiga melibatkan 45 WNI yang dipulangkan secara bertahap dalam tiga kloter penerbangan.
Kloter Penerbangan
- Kloter pertama tiba di Jakarta pada 14 April 2026 sebanyak 14 orang.
- Kloter kedua tiba pada 15 April 2026 sebanyak 9 orang.
- Kloter ketiga tiba pada 16 April 2026 sebanyak 9 orang.
Selain itu, 13 orang Anak Buah Kapal (ABK) masih ditampung di Baku untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke Jakarta.
Kondisi WNI di Iran dan Imbauan
Heni menyatakan bahwa secara keseluruhan WNI di Timur Tengah dalam keadaan aman. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. "Dalam situasi darurat, para WNI diimbau untuk menghubungi hotline perwakilan terdekat dan hotline pelindungan WNI di Pusat," ujarnya.
Data Terkini WNI di Iran
Berdasarkan data KBRI Teheran, setelah evakuasi, masih terdapat 236 WNI di Iran yang terdiri dari mahasiswa dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sisanya adalah PMI dan ekspatriat yang menikah dengan warga negara setempat.
Setibanya di Tanah Air, para WNI diserahterimakan ke Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan.