Hukum

Fakta di Balik Video Viral Tanah Keluarkan Api di Denpasar

Raka Pratama Raka Pratama 30 Mar 2026 23:09 53 Views
Fakta di Balik Video Viral Tanah Keluarkan Api di Denpasar

Fakta di Balik Video Viral Tanah Keluarkan Api di Denpasar

JAVASCORNER.CO.ID, DENPASAR - Polisi Denpasar Timur berhasil mengungkap fakta di balik video viral tanah mengeluarkan api di Jalan Badak Agung Utara, Denpasar. Kejadian yang sempat membuat warga resah ternyata hanya candaan pekerja saat membasmi semut dengan pertalite.

Petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa turun ke lokasi Senin (30/3/2026) untuk melakukan klarifikasi. Mereka menemukan bahwa api berasal dari pembakaran pertalite yang disiramkan ke tanah sebelum penggalian got.

Penyebab Sebenarnya

Komang Artana, pekerja berusia 44 tahun, menjelaskan kronologi kejadian. Area penggalian got memang banyak dihuni semut sebelum proses dimulai.

Pekerja kemudian mengambil langkah praktis. Mereka menyiramkan pertalite ke tanah dan membakarnya untuk membasmi semut.

Proses Penggalian

Setelah pembakaran, tanah langsung digali seperti rencana semula. Saat itulah muncul ide untuk bercanda.

"Tanah yang masih hangat dari pembakaran dijadikan bahan candaan," ujar Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa. Pekerja berpura-pura tanah tersebut mengeluarkan api secara alami.

Tindakan Polisi

Aiptu Kadek Rudi Martana dan Serda I Wayan Muliastra segera bergerak setelah video viral beredar. Mereka melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kebenaran informasi.

Kedua petugas mewawancarai pekerja di lokasi. Mereka juga memeriksa kondisi tanah secara langsung.

Hasil Investigasi

Polisi menegaskan tidak ditemukan fenomena alam aneh. Semua pekerja memberikan keterangan konsisten tentang kejadian sebenarnya.

"Ini murni candaan pekerja yang tidak disangka menjadi viral," jelas Kompol Tomiyasa. Tidak ada unsur kesengajaan menciptakan kepanikan.

Reaksi Warga

Warga sekitar sempat khawatir melihat video yang beredar. Beberapa bahkan menghubungi pihak berwajib untuk memastikan keamanan.

Setelah klarifikasi polisi, suasana kembali normal. Warga memahami bahwa kejadian tersebut hanya candaan belaka.

Efek Viral

Video tersebut menyebar cepat melalui platform media sosial. Banyak netizen yang mengira terjadi fenomena alam langka.

Beberapa komentar bahkan menghubungkan kejadian dengan mitos atau pertanda tertentu. Klarifikasi polisi berhasil meredam spekulasi liar.

Imbauan Resmi

Polisi mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menyikapi konten viral. Verifikasi informasi menjadi langkah penting sebelum mempercayai atau membagikan.

Kapolsek Denpasar Timur memberikan tiga imbauan utama:

  1. Periksa kebenaran informasi dari sumber resmi
  2. Hindari menyebarkan konten yang belum diverifikasi
  3. Laporkan ke polisi jika menemukan konten mencurigakan

Untuk Pekerja Proyek

Polisi juga mengingatkan pekerja proyek untuk lebih berhati-hati. Candaan yang berpotensi menimbulkan kepanikan sebaiknya dihindari.

Penggunaan bahan bakar seperti pertalite untuk membasmi hama juga perlu pertimbangan matang. Ada risiko keselamatan yang harus diperhitungkan.

Kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang dampak konten viral di era digital. Polisi berharap masyarakat lebih kritis dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial. Verifikasi informasi tetap menjadi kunci menghindari kepanikan tidak perlu.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#viral #polisi #Denpasar #fenomena #klarifikasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner