JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - FBI berhasil mengidentifikasi buronan kasus pencurian $1,3 juta dari layanan mobil berlapis baja tahun 1988 setelah 36 tahun pelarian. John Anthony Quinn, pria berusia 84 tahun, teridentifikasi melalui sidik jari setelah meninggal secara alami di rumah sakit Asheville, North Carolina, Desember lalu.
- Identifikasi Buronan Setelah 36 Tahun
- Kasus Pencurian $1,3 Juta Tahun 1988
- Peran Krusial FBI Laboratory
- Profil Buronan dengan Banyak Identitas
Identifikasi Buronan Setelah 36 Tahun
Operasi kolaboratif FBI Charlotte dan FBI Miami membuahkan hasil mengejutkan. Buronan yang dicari sejak 1988 akhirnya teridentifikasi meski telah meninggal dunia.
Quinn meninggal di Mission Hospital, Asheville, akibat penyebab alami. Identitasnya baru terungkap berkat kerja sama dengan North Carolina State Bureau of Investigation dan Asheville Police Department.
Kasus Pencurian $1,3 Juta Tahun 1988
April 1988 menjadi bulan bersejarah bagi Federal Protection Service. Perusahaan layanan mobil berlapis baja di Riviera Beach, Florida, kehilangan uang tunai senilai $1,3 juta.
Quinn saat itu berusia 48 tahun dan bekerja sebagai manajer. Dia diduga mencuri uang tersebut langsung dari brankas perusahaan.
Status Hukum Buronan
FBI menetapkan Quinn sebagai buronan dengan dakwaan:
- Unlawful Flight to Avoid Prosecution (pelarian untuk menghindari penuntutan)
- First Degree Grand Theft (pencurian besar tingkat pertama) oleh Negara Bagian Florida
Peran Krusial FBI Laboratory
Unit Sidik Jari Tersembunyi FBI Laboratory memainkan peran menentukan. Identifikasi positif dilakukan melalui analisis kartu sidik jari.
"FBI Miami dan FBI Charlotte mengucapkan terima kasih atas bantuan North Carolina State Bureau of Investigation dan Asheville Police Department," bunyi pernyataan resmi.
Media Turut Memburu
Kasus ini pernah mendapat perhatian nasional melalui:
- Program Unsolved Mysteries
- Acara America's Most Wanted
Profil Buronan dengan Banyak Identitas
John Anthony Quinn hidup dengan berbagai identitas palsu selama pelarian. Dia dikenal dengan beberapa alias berbeda di setiap fase kehidupannya.
Alias yang Digunakan
Quinn tercatat menggunakan nama-nama berikut:
- Dale Calvin Cluckey
- Dale Clucke
- Jack Quinn
- James Sullivan
- Jim Klein (nama di tempat tidur kematian)
Kasus ini menutup babak panjang pengejaran selama lebih dari tiga dekade. Meski Quinn telah meninggal, identifikasinya memberikan kejelasan bagi korban dan penegak hukum yang mengejarnya selama puluhan tahun.