Pendidikan

FITK UIN Walisongo Resmi Berganti Nama Menjadi FTIK Mulai 2026

Ujang Trisno Ujang Trisno 24 Feb 2026 20:51 56 Views
FTIK UIN Walisongo

JavasCorner.co.id – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang resmi berganti nama menjadi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) mulai Januari 2026. Perubahan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) di lingkungan Kementerian Agama. Meski hanya pergantian posisi kata, keputusan ini sempat mengejutkan sebagian mahasiswa yang belum mendapatkan sosialisasi optimal.

 

Widya Cantika, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), mengaku baru mengetahui perubahan tersebut beberapa hari sebelum artikel ini diturunkan. Ia merasa kaget karena selama ini mengenal fakultasnya dengan nama FITK. "Saya baru tahu kemarin, agak terkejut juga ketika mengetahui nama fakultas tiba-tiba berubah," ujarnya saat ditemui di kampus, Rabu (18/2/2026).

 

Menurut Widya, pergantian nama sebaiknya diiringi dengan sosialisasi masif, misalnya melalui acara peresmian atau pengumuman resmi di berbagai kanal informasi kampus. "Acara peresmian itu perlu agar seluruh mahasiswa UIN Walisongo mengetahui pergantian nama FITK menjadi FTIK. Jangan sampai ada yang masih menggunakan nama lama di kemudian hari," tuturnya.

 

Senada dengan Widya, Fajar, mahasiswa PAI lainnya, mengaku belum sepenuhnya terbiasa dengan nama baru. Ia merasa aneh karena selama ini sudah terlanjur akrab dengan sebutan FITK. "Rasanya agak aneh, secara pribadi saya lebih memilih lulus sebagai alumni FITK, tapi karena ini peraturan menteri, ya kita ikuti saja," katanya sambil tersenyum.

 

Fajar juga menyoroti aspek teknis yang mungkin terdampak, terutama terkait kerja sama dengan institusi mitra. Ia berharap masa transisi perubahan nama dapat berjalan mulus, termasuk dalam hal administrasi dan dokumen kerja sama dengan sekolah-sekolah tempat mahasiswa melakukan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). "Semoga sosialisasi perubahan nama FTIK ke instansi yang sudah bekerja sama seperti sekolah yang digunakan mahasiswa untuk PLP dapat berjalan lancar. Jangan sampai ada sekolah yang bingung menerima mahasiswa dari fakultas dengan nama berbeda," harapnya.

 

Anita, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), mengaku mendapatkan informasi perubahan nama dari dosennya sejak awal semester dua. Ia menganggap informasi tersebut cukup jelas, meski tidak ada pengumuman resmi di papan pengumuman atau media sosial kampus. "Saya mengetahui perubahan nama FTIK dari dosen ketika semester dua awal. Mungkin karena dosen memang lebih aktif menyampaikan informasi terbaru," ujarnya, Selasa (17/2/2026).

 

DEMA Siap Bantu Sosialisasi

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTIK, Gilang Dzaky Mubarak, menyatakan bahwa pihaknya siap membantu proses sosialisasi perubahan nama di kalangan mahasiswa. Ia menyadari bahwa informasi resmi dari kampus mungkin belum menjangkau seluruh mahasiswa secara merata. Oleh karena itu, DEMA berencana membuat materi informasi publik yang mudah diakses.

 

"Nantinya akan ada informasi publik mengenai perubahan FITK menjadi FTIK, seperti poster dari DEMA. Kami akan sebarkan di media sosial dan tempat-tempat strategis di lingkungan kampus," jelas Gilang.

 

Gilang berharap dengan adanya sosialisasi dari organisasi mahasiswa, seluruh mahasiswa dapat cepat terbiasa dengan nama FTIK. Ia juga menekankan pentingnya keseragaman pemahaman agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama ketika mahasiswa baru angkatan 2026 masuk. "Saya harap seluruh mahasiswa terbiasa dengan nama FTIK sehingga ketika maba 2026 masuk tidak ada kesalahpahaman mengenai nama fakultas. Mereka harus langsung mengenal fakultasnya sebagai FTIK, bukan FITK lagi," tuturnya.

 

Penjelasan Dekan: Hanya Ikuti Aturan

Dekan FTIK UIN Walisongo, Fatah Syukur, memberikan klarifikasi terkait perubahan nama tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan ini murni mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah, bukan karena alasan khusus dari internal fakultas. "Perubahan nama FITK menjadi FTIK tidak memiliki alasan khusus, kami mengikuti aturan yang sudah ditetapkan PMA RI No. 49 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).

 

Fatah menekankan bahwa meskipun terjadi perubahan nama, tidak ada perubahan dalam visi, misi, maupun substansi akademik fakultas. Seluruh program studi, kurikulum, dan kegiatan akademik tetap berjalan seperti biasa. "Substansi dari fakultas masih tetap dengan visi misi yang tidak berubah. Yang berubah hanya penamaan, sementara esensi dan tujuan pendidikan tetap sama," terangnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa tidak diperlukan acara seremonial khusus untuk meresmikan perubahan nama tersebut. Menurutnya, yang terpenting adalah seluruh sivitas akademika memahami perubahan ini dan menyesuaikan penggunaannya dalam dokumen resmi dan komunikasi sehari-hari. "Oleh karena itu tidak perlu diadakan seremonial untuk perubahan ini. Yang penting sosialisasi berjalan dan semua pihak memahami," tutupnya.

 

Tantangan Masa Transisi

Meski secara administratif perubahan nama sudah berlaku sejak Januari 2026, masa transisi tetap menyisakan tantangan. Selain sosialisasi internal, fakultas juga harus memastikan seluruh dokumen resmi, seperti papan nama, kop surat, stempel, dan materi publikasi lainnya, segera diperbarui. Kerja sama dengan pihak eksternal juga perlu dikomunikasikan ulang agar tidak terjadi kebingungan.

 

Para mahasiswa berharap agar pihak fakultas dan universitas dapat proaktif dalam menginformasikan perubahan ini, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga kepada mitra kerja sama. Dengan demikian, nama baru FTIK dapat segera dikenal dan diterima secara luas, tanpa menghilangkan identitas dan reputasi yang telah dibangun selama ini. Perubahan nama ini menjadi bagian dari dinamika organisasi yang wajar terjadi di lingkungan perguruan tinggi, dan diharapkan dapat membawa semangat baru bagi seluruh civitas akademika dalam mengembangkan ilmu tarbiyah dan keguruan di masa mendatang.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#UIN Walisongo #FTIK #pergantian nama #pendidikan tinggi #sosialisasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner