Warga Dusun Sumber Sari, Desa Giripurno, Kota Batu mendadak gempar. Pasalnya, puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat ditemukan dalam kondisi berantakan. Bukan cuma satu dua, tapi sekitar 20-an makam. Nisan-nisannya pada bergeser dari tempat asal, tanaman di sekitarnya ditebang, dan pemandangannya jadi mirip habis diaduk-aduk.
Kejadian ini pertama kali diketahui warga hari Minggu siang. Begitu lihat kondisi yang mengenaskan, warga langsung lapor sana-sini. Apalagi setelah video suasana makam yang acak-acakan itu viral di media sosial, makin ramailah perbincangan.
Salah satu ahli waris, Udin, mengaku kaget setengah mati. Makam almarhum ayahnya ternyata ikut terdampak. "Benar, salah satu makam yang dirusak itu merupakan makam ayah saya," ujarnya. Yang bikin dia sebel, nggak ada izin atau pemberitahuan sama sekali. Baik keluarga maupun pihak desa, semuanya gelap mata.
Kepala Dusun Sumber Sari, Istiyah, langsung turun ke lokasi begitu dapet laporan. "Saya dapat laporan kalau ada makam di TPU yang dirusak. Saat datang, saya lihat sejumlah makam berantakan, sisa-sisa tanaman yang ditebang berserakan dan nisan digeser," katanya.
Nah, yang bikin kasus ini tambah aneh, pelakunya ternyata bukan orang luar. Dialah Narto, juru kunci makam setempat. Orang yang sehari-hari dipercaya ngurusin makam, malah jadi dalang di balik kejadian ini. Sampai sekarang belum jelas apa motifnya. Warga cuma bisa bertanya-tanya, kira-kira apa yang merasuki Narto sampai tega menggeser makam-makam itu tanpa izin.
Sampai berita ini ditulis, para ahli waris masih menunggu kejelasan. Mereka berharap ada penyelesaian yang terbuka dan penuh tanggung jawab. Yang pasti, ketenangan TPU Dusun Sumber Sari kini berubah jadi tanda tanya besar.