Javas Corner - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga korban banjir yang menempati hunian sementara atau huntara, termasuk menanggapi aspirasi masyarakat agar biaya listrik digratiskan. Hal itu disampaikan Mualem saat meninjau huntara yang telah selesai dibangun untuk masyarakat korban banjir di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mualem mendengar langsung aspirasi warga yang berharap biaya listrik selama menempati huntara tidak dibebankan kepada masyarakat terdampak bencana. Mualem mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyediaan fasilitas huntara. Pemerintah Aceh, kata dia, akan terus berupaya memenuhi kebutuhan warga, mulai dari fasilitas sanitasi, air bersih hingga listrik.
"Kita tahu saat ini memang banyak masih kurangnya, tapi InsyaAllah kita akan terus upayakan lebih sempurna, baik itu WC, air bersih hingga listrik," kata Mualem seperti dikutip dari Kompas.com.
Aspirasi warga soal listrik itu baru diterima Mualem saat berkunjung ke lokasi. Namun sebelumnya, pada 8 Oktober 2026, Mualem telah menyurati Dirut PLN untuk memperpanjang dukungan layanan listrik bagi masyarakat korban banjir yang masih menempati huntara. Dalam surat itu, Mualem menjelaskan bahwa berdasarkan perkembangan terakhir, dukungan layanan listrik tersebut akan berakhir pada Oktober 2026. Sementara itu, masih terdapat masyarakat terdampak bencana yang tinggal di huntara karena pembangunan hunian tetap atau huntap belum seluruhnya selesai dan dapat ditempati.
"Dalam kondisi tersebut, keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi menuju pemulihan," tulis Mualem dalam suratnya.
Menurut Mualem, listrik tidak hanya dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga mendukung pendidikan, kesehatan, keamanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemerintah Aceh meminta PLN melanjutkan layanan listrik di lokasi-lokasi huntara sampai masyarakat terdampak dapat menempati huntap dan kembali menjalani kehidupan serta aktivitas ekonomi secara layak dan mandiri.
Kebutuhan listrik di huntara memang menjadi salah satu persoalan yang dihadapi para korban banjir. Dengan biaya listrik yang digratiskan sementara, diharapkan beban ekonomi warga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan bisa sedikit berkurang. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam membantu korban bencana agar mereka bisa segera bangkit dan menjalani kehidupan normal kembali.
#Aceh #GubernurMualem #PLN #Huntara #Banjir #AcehTamiang #PemulihanBencana #BeritaNasional #Kemanusiaan #JavasCorner