Hamas Berduka atas Tewasnya Khamenei
Kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas, menyatakan duka mendalam atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kematiannya terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Dalam pernyataan resminya, Hamas menggambarkan Khamenei sebagai pendukung kuat gerakan kemerdekaan Palestina. Kelompok ini menegaskan bahwa AS dan Israel harus bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut.
Pernyataan Resmi Hamas
Hamas secara resmi menyebut pembunuhan Khamenei sebagai "kejahatan perang" yang dilakukan dengan niat jahat. Mereka menilai serangan ini sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Republik Islam Iran.
Kelompok ini menekankan bahwa aksi tersebut berdampak serius pada keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah. Hamas menuntut pertanggungjawaban internasional atas insiden ini.
Dukungan Iran untuk Palestina
Menurut Hamas, seluruh dukungan Iran kepada rakyat Palestina selama beberapa dekade disalurkan melalui keputusan langsung Khamenei. Dukungan ini mencakup bantuan politik, diplomatik, dan militer.
Brigade Ezzedine Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, menyebut Khamenei sebagai "pendukung utama Poros Perlawanan". Mereka mengakui kontribusinya dalam perkembangan taktik perlawanan Palestina.
Dampak pada Perlawanan Palestina
Hamas mengungkapkan bahwa dukungan Iran di bawah kepemimpinan Khamenei menjadi faktor kunci dalam perkembangan perlawanan. Dukungan ini dianggap berkontribusi pada pencapaian selama serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel.
Kelompok ini menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan meski kehilangan salah satu pendukung utamanya. Hamas berjanji akan mengenang kontribusi Khamenei dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.
Reaksi Internasional
Insiden ini terjadi dalam konteks ketegangan regional yang sudah berlangsung lama. Serangan terhadap pemimpin Iran ini diprediksi akan memicu reaksi lebih luas dari negara-negara di kawasan.
Hamas menyerukan komunitas internasional untuk mengutuk serangan ini dan mengambil tindakan tegas. Mereka memperingatkan bahwa insiden seperti ini dapat memperburuk konflik yang sudah ada.
Masa Depan Hubungan Hamas-Iran
Meski kehilangan Khamenei, Hamas menyatakan akan terus menjaga hubungan dengan Iran. Kelompok ini berharap dukungan untuk perjuangan Palestina akan berlanjut di bawah kepemimpinan baru Iran.
Hamas menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina akan terus berlanjut dengan atau tanpa dukungan eksternal. Namun, mereka mengakui bahwa kehilangan Khamenei merupakan pukulan berat bagi gerakan perlawanan.