Harga emas batangan Antam kembali mencetak rekor baru dengan lonjakan signifikan. Pada Sabtu (28/2/2026), harga emas Antam untuk ukuran 1 gram naik Rp40.000 menjadi Rp3.085.000 per batang.
Kenaikan ini menandai hari ketiga berturut-turut harga emas berada di zona hijau. Harga buyback juga menguat ke Rp2.864.000 per gram, memberikan peluang keuntungan bagi pemegang emas.
Daftar Isi
Rekor Harga Emas Antam
Harga emas Antam mencapai level tertinggi baru dengan kenaikan Rp40.000 per gram. Peningkatan ini terjadi untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, menunjukkan tren positif yang kuat.
Harga buyback juga mengalami kenaikan serupa menjadi Rp2.864.000 per gram. Artinya, investor yang menjual emas kembali ke Antam bisa mendapatkan nilai yang lebih tinggi.
Pengaruh Pasar Global
Lonjakan harga emas Antam sejalan dengan penguatan harga emas dunia. Data Refinitiv menunjukkan harga emas global ditutup di US$5.277,29 per troy ons dengan kenaikan 1,74%.
Secara mingguan, penguatan harga emas global mencapai 3,41%. Performa ini menjadikan emas sebagai salah satu aset terbaik di tengah ketidakpastian ekonomi.
Perbandingan Harga Awal Tahun
Pada awal 2026, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp2,9 jutaan per gram. Kenaikan saat ini menunjukkan apresiasi nilai yang signifikan dalam waktu singkat.
Faktor Pendorong Kenaikan
Analis menilai kenaikan harga emas didorong meningkatnya permintaan aset safe haven. Investor mencari tempat berlindung yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
Ketegangan geopolitik di berbagai kawasan turut mempengaruhi keputusan investasi. Ekspektasi pelonggaran kebijakan suku bunga The Fed juga mendorong aliran modal ke emas.
Dampak bagi Investor
Kenaikan harga emas Antam membuat aset ini semakin mahal bagi pembeli baru. Namun bagi investor yang sudah memegang emas lama, ini menjadi momentum keuntungan yang membesar.
Pemantauan pergerakan harga secara real-time menjadi penting bagi investor.
Investor perlu mempertimbangkan strategi jangka panjang dalam berinvestasi emas. Meski harga saat ini tinggi, emas tetap menjadi pilihan diversifikasi portofolio yang baik.