Ekonomi

Harga Kripto 2 April 2026: Bitcoin dan Ethereum Menguat, Regulasi AS Jadi Sorotan

Ujang Trisno Ujang Trisno 02 Apr 2026 08:46 60 Views
Harga Kripto 2 April 2026: Bitcoin dan Ethereum Menguat, Regulasi AS Jadi Sorotan

Harga Kripto 2 April 2026: Bitcoin dan Ethereum Menguat, Regulasi AS Jadi Sorotan

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pasar kripto global menunjukkan stabilitas pada Kamis, 2 April 2026. Mayoritas aset digital bergerak di zona hijau dengan kenaikan tipis, mencerminkan sentimen investor yang relatif positif di tengah dinamika ekonomi dunia. Bitcoin dan Ethereum memimpin penguatan, sementara beberapa altcoin mengalami koreksi.

Pergerakan Pasar Kripto

Data Coinmarketcap.com per Kamis pagi menunjukkan Bitcoin tetap menjadi raja dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 1,37 triliun. Harga BTC berada di level USD 68.157,92, naik 0,13% dalam 24 jam terakhir.

Ethereum mengikuti dengan kinerja lebih kuat. Aset digital kedua terbesar ini melonjak 2,31% ke harga USD 2.141,84. Kapitalisasi pasarnya tercatat USD 259,24 miliar.

Stablecoin dan Aset Utama Lainnya

Pergerakan variatif terlihat di jajaran 15 besar kripto:

  1. Tether (USDT) - USD 0,9999 (+0,06%)
  2. BNB - USD 610,82 (-0,92%)
  3. XRP - USD 1,34 (+1,01%)
  4. USD Coin (USDC) - USD 0,9997 (stagnan)
  5. Solana (SOL) - USD 81,01 (-1,98%)

Dogecoin sebagai meme coin populer naik 1,03% ke USD 0,09258. Cardano menunjukkan performa terbaik dengan kenaikan 3,55% ke USD 0,2482.

Aset Menengah dan Altcoin

Di luar 10 besar, beberapa aset mencatat pergerakan signifikan. Bitcoin Cash turun 2,55% ke USD 454,71. Chainlink menguat 2,64% ke USD 8,96.

Monero, aset berbasis privasi, naik 0,59% ke USD 334,40. Kenaikan ini mencerminkan permintaan berkelanjutan untuk fitur anonimitas dalam transaksi digital.

Analisis Regulasi AS

Di balik pergerakan harga, isu regulasi terus menghantui industri kripto. Peter Van Valkenburgh, Direktur Eksekutif Coin Center, memperingatkan dampak kegagalan CLARITY Act.

"Tujuan CLARITY bukan untuk mempercayai pemerintahan saat ini, tetapi untuk mengikat pemerintahan berikutnya," ujarnya melalui platform X pada Senin, 30 Maret 2026.

Kendala Legislasi

RUU CLARITY diketahui mandek di Senat AS. Penyebabnya adalah ketidaksepakatan antara bank, perusahaan kripto, dan pembuat kebijakan. Poin krusial yang diperdebatkan mencakup:

  • Izin imbal hasil dari stablecoin
  • Kerangka pendaftaran perantara kripto
  • Klasifikasi token digital
  • Regulasi aset kripto secara komprehensif

Van Valkenburgh menegaskan tanpa kejelasan legislasi, Department of Justice berpotensi meningkatkan penindakan. Pengembang alat privasi bisa dituduh sebagai pengirim uang ilegal.

Proyeksi Masa Depan

Sejak pengunduran diri Gary Gensler sebagai ketua SEC pada Januari 2025, arah kebijakan berubah lebih ramah. Komisi tersebut menghentikan sejumlah kasus lama dan menunjukkan pendekatan berbeda.

Namun Van Valkenburgh mengingatkan momentum ini tidak boleh disia-siakan. "Jika kita hanya mengandalkan kelonggaran sementara dari pemerintah saat ini, kita justru berisiko memperlemah fondasi industri dalam jangka panjang," tegasnya.

Industri kripto global terus memantau perkembangan regulasi di berbagai yurisdiksi. Australia baru saja meresmikan aturan kripto yang mewajibkan bursa memiliki izin keuangan. Langkah serupa diharapkan bisa memberikan kepastian hukum bagi investor dan pelaku industri.

Pasar menunggu kejelasan regulasi yang bisa mendorong adopsi lebih luas. Stabilitas harga seperti yang terlihat hari ini memberikan sinyal positif, namun fondasi hukum yang kuat tetap menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Bitcoin #Ethereum #kripto #harga kripto #regulasi kripto

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner