JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pasar kripto global menunjukkan stabilitas pada Kamis, 2 April 2026. Mayoritas aset digital bergerak di zona hijau dengan kenaikan tipis, mencerminkan sentimen investor yang relatif positif di tengah dinamika ekonomi dunia. Bitcoin dan Ethereum memimpin penguatan, sementara beberapa altcoin mengalami koreksi.
Pergerakan Pasar Kripto
Data Coinmarketcap.com per Kamis pagi menunjukkan Bitcoin tetap menjadi raja dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 1,37 triliun. Harga BTC berada di level USD 68.157,92, naik 0,13% dalam 24 jam terakhir.
Ethereum mengikuti dengan kinerja lebih kuat. Aset digital kedua terbesar ini melonjak 2,31% ke harga USD 2.141,84. Kapitalisasi pasarnya tercatat USD 259,24 miliar.
Stablecoin dan Aset Utama Lainnya
Pergerakan variatif terlihat di jajaran 15 besar kripto:
- Tether (USDT) - USD 0,9999 (+0,06%)
- BNB - USD 610,82 (-0,92%)
- XRP - USD 1,34 (+1,01%)
- USD Coin (USDC) - USD 0,9997 (stagnan)
- Solana (SOL) - USD 81,01 (-1,98%)
Dogecoin sebagai meme coin populer naik 1,03% ke USD 0,09258. Cardano menunjukkan performa terbaik dengan kenaikan 3,55% ke USD 0,2482.
Aset Menengah dan Altcoin
Di luar 10 besar, beberapa aset mencatat pergerakan signifikan. Bitcoin Cash turun 2,55% ke USD 454,71. Chainlink menguat 2,64% ke USD 8,96.
Monero, aset berbasis privasi, naik 0,59% ke USD 334,40. Kenaikan ini mencerminkan permintaan berkelanjutan untuk fitur anonimitas dalam transaksi digital.
Analisis Regulasi AS
Di balik pergerakan harga, isu regulasi terus menghantui industri kripto. Peter Van Valkenburgh, Direktur Eksekutif Coin Center, memperingatkan dampak kegagalan CLARITY Act.
"Tujuan CLARITY bukan untuk mempercayai pemerintahan saat ini, tetapi untuk mengikat pemerintahan berikutnya," ujarnya melalui platform X pada Senin, 30 Maret 2026.
Kendala Legislasi
RUU CLARITY diketahui mandek di Senat AS. Penyebabnya adalah ketidaksepakatan antara bank, perusahaan kripto, dan pembuat kebijakan. Poin krusial yang diperdebatkan mencakup:
- Izin imbal hasil dari stablecoin
- Kerangka pendaftaran perantara kripto
- Klasifikasi token digital
- Regulasi aset kripto secara komprehensif
Van Valkenburgh menegaskan tanpa kejelasan legislasi, Department of Justice berpotensi meningkatkan penindakan. Pengembang alat privasi bisa dituduh sebagai pengirim uang ilegal.
Proyeksi Masa Depan
Sejak pengunduran diri Gary Gensler sebagai ketua SEC pada Januari 2025, arah kebijakan berubah lebih ramah. Komisi tersebut menghentikan sejumlah kasus lama dan menunjukkan pendekatan berbeda.
Namun Van Valkenburgh mengingatkan momentum ini tidak boleh disia-siakan. "Jika kita hanya mengandalkan kelonggaran sementara dari pemerintah saat ini, kita justru berisiko memperlemah fondasi industri dalam jangka panjang," tegasnya.
Industri kripto global terus memantau perkembangan regulasi di berbagai yurisdiksi. Australia baru saja meresmikan aturan kripto yang mewajibkan bursa memiliki izin keuangan. Langkah serupa diharapkan bisa memberikan kepastian hukum bagi investor dan pelaku industri.
Pasar menunggu kejelasan regulasi yang bisa mendorong adopsi lebih luas. Stabilitas harga seperti yang terlihat hari ini memberikan sinyal positif, namun fondasi hukum yang kuat tetap menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan.