Ekonomi

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen Usai AS-Iran Capai Kesepakatan Awal

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 15 Jun 2026 10:18 34 Views
Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen Usai AS-Iran Capai Kesepakatan Awal

Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen Usai AS-Iran Capai Kesepakatan Awal

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Harga minyak dunia anjlok lebih dari 4 persen pada perdagangan awal Asia, Senin (15/6/2026). Penurunan ini terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz.

Penyebab Anjloknya Harga Minyak

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun 3,58 dolar AS atau 4,10 persen menjadi 83,75 dolar AS per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 4,01 dolar AS atau 4,72 persen menjadi 80,87 dolar AS per barel.

Pelemahan ini melanjutkan penurunan pada Jumat lalu. Saat itu, kedua kontrak minyak tersebut juga terkoreksi lebih dari 3 persen.

Kesepakatan damai diumumkan setelah Presiden AS Donald Trump dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan telah mencapai perjanjian awal untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan. Perdana Menteri Pakistan, yang berperan sebagai mediator, mengatakan AS dan Iran dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada Jumat mendatang.

Isi Kesepakatan Awal AS-Iran

Trump menyampaikan, Selat Hormuz akan kembali dibuka tanpa pungutan biaya. Blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran juga akan diakhiri. Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan rancangan kesepakatan mengatur pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari dengan pengaturan dari Iran.

Dampak terhadap Pasar Energi Global

Kepala Analis Pasar KCM Trade Tim Waterer mengatakan, premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak kini mulai hilang. "Premi risiko geopolitik yang sebelumnya terbentuk pada harga minyak kini dikurangi dengan sangat agresif karena para pelaku pasar mulai memperhitungkan prospek pulihnya kembali arus pasokan minyak," ujar Waterer.

Selama lebih dari tiga bulan terakhir, penutupan Selat Hormuz akibat perang telah mengganggu jutaan barel pasokan minyak dan gas dunia. Jalur tersebut menjadi titik transit bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair global.

No Jenis Minyak Harga Sebelum (USD/barel) Harga Setelah (USD/barel) Penurunan (%)
1 Brent 87,33 83,75 4,10%
2 WTI 84,88 80,87 4,72%

Rata-rata penurunan harga minyak mencapai 4,41 persen, dengan penurunan terbesar pada WTI.

Prospek Harga Minyak ke Depan

Meski ada sentimen positif dari kesepakatan damai, investor masih mencermati kecepatan produsen Timur Tengah memulihkan produksi dan ekspor setelah kerusakan akibat perang. Pemulihan pasokan yang cepat dapat menekan harga lebih lanjut, namun jika terjadi hambatan, harga berpotensi kembali naik.

Para analis memperkirakan volatilitas masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan seiring dengan proses implementasi kesepakatan. Namun, secara umum, prospek jangka panjang menunjukkan tren penurunan jika stabilitas kawasan terjaga.

Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, pasokan minyak global diprediksi akan pulih secara bertahap, memberikan angin segar bagi negara-negara pengimpor minyak seperti Indonesia. Masyarakat pun berharap harga bahan bakar minyak di dalam negeri dapat segera menurun.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#harga minyak #AS Iran #Selat Hormuz #minyak dunia #kesepakatan damai

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner