JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan pada akhir pekan ini. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dirilis Sabtu (22/8/2026) pukul 10.00 WIB, mayoritas komoditas tercatat naik, dengan cabai rawit merah menjadi pemicu utama.
- Kenaikan Cabai yang Signifikan
- Harga Beras Ikut Naik
- Daging Ayam dan Sapi Naik
- Minyak Goreng dan Gula Pasir
- Beberapa Komoditas Turun
Kenaikan Cabai yang Signifikan
Cabai rawit merah mencatat kenaikan paling tajam, melonjak 12,45 persen menjadi Rp70.450 per kilogram. Kenaikan ini tentu memberatkan ibu rumah tangga yang biasanya mengandalkan cabai sebagai bumbu dapur utama.
Cabai rawit hijau juga naik 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting naik 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram, dan cabai merah besar naik tipis 0,41 persen menjadi Rp49.300 per kilogram.
Kenaikan harga cabai ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan distribusi yang belum lancar. Para pedagang di pasar mengaku stok cabai mulai menipis, sementara permintaan tetap tinggi.
Harga Beras Ikut Naik
Kelompok beras juga mengalami kenaikan, meski tidak terlalu signifikan. Beras kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 1,03 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.
Beras kualitas medium II naik 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram. Sementara beras kualitas medium I masih bertahan di harga Rp16.500 per kilogram.
Untuk beras kualitas super I dan super II, masing-masing naik tipis menjadi Rp17.800 dan Rp17.300 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh kenaikan harga gabah di tingkat petani.
Daging Ayam dan Sapi Naik
Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 1,09 persen menjadi Rp41.800 per kilogram. Kenaikan ini biasanya terjadi menjelang akhir pekan karena permintaan meningkat.
Harga daging sapi kualitas I juga naik 0,33 persen menjadi Rp151.950 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas II naik 0,10 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.
Kenaikan daging sapi ini dipengaruhi oleh biaya pakan yang masih tinggi. Peternak mengaku margin keuntungan mereka semakin tipis.
Minyak Goreng dan Gula Pasir
Harga gula pasir premium masih bertahan di angka Rp20.350 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng curah naik 0,74 persen menjadi Rp20.500 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek I juga mengalami kenaikan menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan minyak goreng bermerek II naik 0,42 persen menjadi Rp23.650 per kilogram. Kenaikan minyak goreng ini seiring dengan naiknya harga CPO di pasar internasional.
Beberapa Komoditas Turun
Meski mayoritas naik, ada beberapa komoditas yang justru turun. Harga bawang merah ukuran sedang turun 1,52 persen menjadi Rp38.850 per kilogram. Penurunan ini terjadi karena panen raya di sejumlah daerah sentra.
Harga telur ayam ras segar juga turun 0,17 persen menjadi Rp29.350 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang masih mengalami kenaikan tipis 0,12 persen menjadi Rp40.550 per kilogram.
Kenaikan sejumlah bahan pangan tersebut membuat harga komoditas dapur, khususnya cabai, menjadi perhatian masyarakat pada akhir pekan. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi berdasarkan data PIHPS pada Sabtu pagi.
Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja bijak dan tidak panik.