JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026) malam, tidak mengurangi semangat ribuan warga merayakan malam takbiran. Meski jalanan basah dan tergenang, area bundaran dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan langsung pertunjukan "Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain" dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
- Suasana Perayaan di Tengah Hujan
- Kisah Warga yang Tak Terhalang Cuaca
- Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
- Makna Momen di Tengah Kota yang Lengang
Suasana Perayaan di Tengah Hujan
Cahaya lampu kota memantul di genangan air menciptakan pemandangan unik. Dekorasi lampu bernuansa Lebaran dan instalasi artistik menjadi daya tarik utama. Suara bedug bertalu-talu mengiringi hiburan panggung yang disiapkan panitia.
Sebagian pengunjung tampak siap dengan jas hujan dan payung. Yang lain memilih berjalan santai menikmati gerimis sambil mengabadikan momen. "Kami memang sudah niat ke sini, walaupun hujan tetap jalan," ujar Ahmadi (36), warga Bekasi yang datang bersama istrinya.
Pertunjukan Air Mancur Menjadi Magnet
Acara "Rhythm of Fountain" menampilkan koreografi air mancur yang disinkronkan dengan musik dan pencahayaan. Pertunjukan ini digelar secara khusus untuk menyambut Idul Fitri 1447 H. Rencananya, acara serupa akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Kisah Warga yang Tak Terhalang Cuaca
Ahmadi dan Tita (34) sengaja menempuh perjalanan dari Bekasi meski mengetahui prakiraan hujan. Pasangan suami istri ini menganggap momen malam takbiran di pusat kota sebagai pengalaman langka. "Jarang-jarang bisa merasakan suasana seperti ini," tambah Ahmadi.
Bagi mereka, kondisi Jakarta yang lebih lengang akibat arus mudik justru memberikan keuntungan. Perjalanan menjadi lancar tanpa hambatan kemacetan yang biasa terjadi. "Sekarang kan Bekasi sama Jakarta sudah sepi, tinggal 'pemain inti'. Jadi enak, enggak macet," jelas Tita.
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Petugas kepolisian terlihat berjaga di berbagai titik mengatur arus kendaraan. Sistem car free night diterapkan di sekitar Bundaran HI untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Lalu lintas dialihkan melalui rute alternatif yang sudah disiapkan.
Koordinasi Antar Instansi
Beberapa instansi terlibat dalam pengamanan acara:
- Kepolisian Daerah Metro Jaya mengerahkan personel untuk pengaturan lalu lintas
- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rambu-rambu dan alternatif rute
- Satpol PP membantu mengatur kerumunan massa di area pertunjukan
- Petugas kebersihan siaga membersihkan genangan air di lokasi
Makna Momen di Tengah Kota yang Lengang
Kehadiran warga dalam jumlah besar meski cuaca buruk menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Momen ini menjadi kesempatan menikmati kebersamaan dan hiburan di ruang publik.
Suasana Jakarta yang lebih sepi karena ditinggal pemudik memberikan pengalaman berbeda. Warga yang tetap berada di ibu kota bisa menikmati fasilitas kota dengan lebih leluasa. Acara seperti ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga yang tidak mudik.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus menyelenggarakan acara publik yang berkualitas. Rencananya, berbagai pertunjukan dan kegiatan akan digelar selama periode Lebaran untuk menghibur warga. Diharapkan momen kebersamaan seperti ini dapat memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman ibu kota.