News

Ibrahim Arief Curhat: Direktur BUMN dan Danantara Takut Ambil Kebijakan karena Khawatir Dikriminalisasi

Raka Pratama Raka Pratama 31 Aug 2026 17:31 17 Views
Ibrahim Arief Curhat: Direktur BUMN dan Danantara Takut Ambil Kebijakan karena Khawatir Dikriminalisasi

Ibrahim Arief Curhat: Direktur BUMN dan Danantara Takut Ambil Kebijakan karena Khawatir Dikriminalisasi

Ibrahim Arief Curhat: Direktur BUMN dan Danantara Takut Ambil Kebijakan karena Khawatir Dikriminalisasi

 

Javas Corner - Mantan konsultan teknologi Nadiem Makarim, Ibrahim Arief alias Ibam, mengungkapkan bahwa sejumlah rekannya yang menjabat sebagai direktur BUMN hingga pejabat di Danantara mengaku khawatir mengambil kebijakan. Kekhawatiran itu muncul setelah mereka melihat perkara korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook yang menjerat dirinya dan Nadiem Makarim.

 

"Jujur, selama perjalanan satu tahun lebih ini banyak teman-teman yang curhat ke saya. Ada dari direktur BUMN yang curhat ke saya bilang dia khawatir. Khawatir untuk jika suatu hari dia mengalami kriminalisasi yang sama," kata Ibam di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (31/8/2026). Menurut Ibam, kekhawatiran serupa juga datang dari sejumlah rekannya yang menjabat sebagai direktur di Danantara. Mereka takut kebijakan yang diambil dalam menjalankan tugas kelak justru berujung pada persoalan pidana.

 

Ibam mengaku menyampaikan hal tersebut dengan penuh kesedihan. Menurut dia, ketakutan terhadap kriminalisasi dapat membuat para pengambil kebijakan mengalami keraguan dalam menjalankan tugas. "Saya bercerita ini dengan penuh kesedihan. Kenapa? Karena saya ingin Indonesia itu bisa maju. Saya ingin rakyat kita bisa makmur," kata Ibam.

 

Ia mengatakan telah mendengar langsung dari rekan-rekannya mengenai adanya keraguan dan ketakutan dalam membuat kebijakan. Mereka, kata Ibam, khawatir mengalami hal yang kini dihadapi dirinya dan Nadiem Makarim. "Mereka takut kebijakan mereka suatu hari akan menjadi hal yang membuat mereka bisa dikriminalisasi," tutur dia.

 

Ibam berharap pemerintah melihat persoalan tersebut secara serius. Dia menilai ketakutan semacam itu dapat menghambat pengambilan kebijakan yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan Indonesia. "Saya memohon pada Bapak Presiden Prabowo sekali lagi bukan untuk memberikan special treatment tapi untuk melihat dan membantu menggerakkan aspek pemerintah untuk melihat bahwa jika ini terus berlanjut pertumbuhan kita tidak bisa secepat yang kita harapkan," ujarnya.

 

Tags:

#IbrahimArief #KriminalisasiKebijakan #BUMN #Danantara #KorupsiChromebook #NadiemMakarim #Prabowo #PengadilanTinggi #Hukum 

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner