JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Aksi pencopetan yang melibatkan seorang ibu dan anaknya terekam kamera pengawas (CCTV) di Pasar Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (24/8/2026). Peristiwa itu membuat seorang perempuan asal Kendari, Sulawesi Tenggara, kehilangan uang dan barang berharga hingga puluhan juta rupiah.
Kronologi Aksi Pencopetan
Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik dugaan pencopetan tersebut. Dalam video, tampak seorang perempuan berkerudung cokelat sedang berada di dalam sebuah toko pakaian. Tak lama kemudian, seorang perempuan lain berkerudung pink mendekati korban.
Perempuan tersebut diduga sengaja memepet korban untuk menutupi gerakannya. Dengan tangan yang ditutupi pakaian, pelaku merogoh tas korban dan mengambil barang berharga di dalamnya. Aksi itu terlihat dilakukan secara lihai dan cepat.
Yang mengejutkan, pelaku tidak sendirian. Ia terlihat ditemani seorang anak laki-laki berpakaian putih. Anak tersebut diduga berperan sebagai pengalih perhatian atau pengawas situasi sekitar.
Setelah berhasil mengambil barang curian, perempuan tersebut bergegas meninggalkan toko bersama anaknya. Keduanya tampak tenang dan berbaur dengan keramaian pengunjung pasar.
Kerugian Korban
Informasi yang menyertai unggahan video menyebutkan korban mengalami kerugian hingga Rp30 juta. Namun, rincian pasti mengenai barang atau uang yang hilang belum dapat dikonfirmasi secara langsung kepada korban maupun pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena aksi pencopetan terjadi di tengah aktivitas perdagangan yang sangat ramai. Kondisi pasar yang padat memang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Barang berharga seperti uang tunai, telepon seluler, dompet, dan perhiasan sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan sulit dijangkau orang lain.
Tas sebaiknya diletakkan di depan tubuh atau di area yang selalu terlihat. Hindari menaruh barang di saku belakang atau tas yang mudah dibuka dari belakang.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku, status penyelidikan, atau apakah korban telah melapor ke polisi. Pihak kepolisian setempat juga belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat berada di tempat umum, terutama di area yang ramai seperti pasar.