Inara Rusli kembali membuat publik penasaran dengan unggahan terbarunya di media sosial. Mantan istri musisi Virgoun itu melontarkan sindiran tajam yang diduga kuat tertuju pada pihak lawan dalam pusaran konflik rumah tangganya yang masih memanas.
Melalui akun Instagram pribadinya, @mommy_starla, Inara mengunggah sebuah pernyataan bernada keras. Ia mengingatkan seseorang untuk lebih fokus mengurus urusan domestiknya sendiri daripada sibuk mencampuri urusan rumah tangga orang lain. "Cuma mau reminder. Urus rumah tangga sendiri lebih baik daripada urus rumah tangga orang," tulis Inara, Selasa (24/2/2026).
Tak berhenti di situ, ibu tiga anak ini juga menyoroti fenomena pihak-pihak yang belakangan sering muncul di publik dengan dalih mencari kebenaran. Inara menuding ada motif ekonomi di balik aksi tersebut. "Jangan malah sibuk tampil dengan dalih kebenaran tapi jualan ratecard," sindirnya tajam.
Ia pun mengingatkan bahwa setiap perkataan dan perbuatan memiliki konsekuensi hukum. Inara menegaskan popularitas yang diraih dari konflik ini tidak akan sebanding dengan risiko pidana yang mengintai jika tuduhan yang dilontarkan tidak terbukti.
Puncak dari unggahan tersebut adalah pengungkapan bahwa proses hukum yang ia tempuh di Bareskrim Polri terus berjalan. Seperti diketahui, Inara melaporkan dugaan akses ilegal terhadap data pribadinya, termasuk rekaman CCTV. Ia secara terang-terangan menyebut undangan pemeriksaan sebagai saksi atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sudah diterima oleh pihak lawan.
"Undangan BAP Bareskrim dah terima kan? Jangan lupa hadir ya," tulisnya dengan nada satir. Inara juga mengingatkan adanya ancaman pidana dan denda yang tidak sedikit, yang bahkan ia ibaratkan seperti biaya manajemen kontrak seumur hidup jika seseorang terjerat kasus hukum berlapis.
Perseteruan ini merupakan buntut dari laporan dugaan perzinaan yang lebih dulu dilayangkan oleh Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Inara kemudian melakukan manuver balik dengan melapor ke Bareskrim terkait dugaan penyebaran bukti CCTV yang diambil secara ilegal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak lawan terkait sindiran Inara maupun kepastian kehadiran mereka dalam agenda pemeriksaan di Bareskrim.