Internasional

Iran Ancam Targetkan Situs Wisata Global, AS Kerahkan 2.500 Marinir

Raka Pratama Raka Pratama 21 Mar 2026 05:09 56 Views
Iran ancam targetkan situs wisata global sementara AS kerahkan 2.500 marinir tambahan ke Timur Tengah

Iran ancam targetkan situs wisata global sementara AS kerahkan 2.500 marinir tambahan ke Timur Tengah

JAVASCORNER.CO.ID, TEHERAN - Iran mengancam akan menargetkan lokasi wisata dan rekreasi di seluruh dunia pada Jumat (20 Maret 2026), sambil terus melancarkan serangan terhadap negara-negara Teluk. Ancaman itu muncul bersamaan dengan pengiriman sekitar 2.500 marinir Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah, memperkuat eskalasi konflik yang sudah berlangsung hampir tiga minggu.

Ancaman Global Iran

Juru bicara militer Iran Jenderal Abolfazl Shekarchi menyatakan bahwa "taman, area rekreasi, dan destinasi wisata" di seluruh dunia tidak akan aman bagi musuh-musuh Teheran. Pernyataan itu menimbulkan kekhawatiran Iran mungkin kembali menggunakan serangan teror di luar Timur Tengah sebagai taktik tekanan.

"Kami mengawasi para pejabat dan komandan pengecut kalian, pilot dan prajurit jahat," tambah Shekarchi dalam pernyataan tegasnya.

Pernyataan Pertama Komandan Quds

Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Esmail Qaani memuji "front perlawanan" sekutu regional Teheran yang melawan AS dan Israel dalam konflik saat ini. Ini merupakan pernyataan pertamanya sejak perang dimulai.

Qaani menyebut sekutu Iran telah menunjukkan solidaritas kuat dalam menghadapi "agresi" musuh.

Pengerahan Militer AS

Militer AS mengerahkan tiga kapal perang tambahan dan sekitar 2.500 marinir ke Timur Tengah. USS Boxer dan dua kapal serbu amfibi lainnya berangkat dari San Diego menuju kawasan konflik.

Tiga pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengonfirmasi pengiriman pasukan ini. Mereka menekankan operasi militer tersebut bersifat sensitif.

Respons Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim angkatan laut Iran telah tenggelam dan angkatan udaranya porak-poranda. Dia juga menyatakan kemampuan Iran memproduksi rudal balistik telah dihancurkan.

Namun juru bicara IRGC Jenderal Ali Mohammad Naeini membantah klaim tersebut. "Kami memproduksi rudal bahkan dalam kondisi perang, yang luar biasa, dan tidak ada masalah khusus dalam penyimpanan," katanya.

Ironisnya, beberapa jam setelah pernyataan itu, televisi negara Iran melaporkan Naeini tewas dalam serangan udara.

Serangan Terhadap Infrastruktur Energi

Iran meningkatkan serangan terhadap situs energi di negara-negara Teluk Arab setelah Israel membombardir ladang gas alam lepas pantai South Pars milik Iran.

Kuwait dan Dubai Terdampak

Dua gelomban drone Iran menyerang kilang minyak Kuwait Mina Al-Ahmadi dini hari Jumat, memicu kebakaran. Kilang yang mampu memproses 730.000 barel minyak per hari ini sudah rusak dalam serangan Iran sehari sebelumnya.

Ledakan keras mengguncang Dubai ketika pertahanan udara mencegat serangan di atas kota. Saat itu banyak warga merayakan Idul Fitri.

Respons Negara Teluk

  • Bahrain melaporkan kebakaran setelah serpihan proyektil yang dicegat mendarat di gudang
  • Arab Saudi menembak jatuh beberapa drone yang menargetkan Provinsi Timur kaya minyak
  • Ledakan juga terdengar di Yerusalem setelah IDF memperingatkan rudal Iran mendekat

Dampak Ekonomi Global

Serangan Iran terhadap infrastruktur energi di Teluk, ditambah kontrolnya atas pelayaran di Selat Hormuz, telah memicu kekhawatiran krisis energi global. Seperlima minyak dunia melewati jalur air strategis ini.

Lonjakan Harga Minyak

Harga minyak mentah Brent melonjak menjadi sekitar $108 per barel pada Jumat. Angka ini naik signifikan dari $70 per barel sebelum perang dimulai 28 Februari.

Lonjakan harga bahan bakar terjadi ketika banyak pemimpin dunia sedang berjuang menurunkan harga pangan dan barang konsumsi. Asia terdampak paling parah karena sebagian besar minyak dan gas dari Selat Hormuz diangkut ke sana.

Gangguan Rantai Pasokan

Bahan baku utama seperti helium untuk pembuatan chip komputer dan sulfur untuk puput terhambat. Kekurangan pasokan segera terjadi, mendorong kenaikan harga di sepanjang rantai pasokan global.

Korban dan Kerusakan

Lebih dari 1.300 orang tewas di Iran selama perang. Serangan Israel di Lebanon mengakibatkan lebih dari 1 juta orang mengungsi dan lebih dari 1.000 korban jiwa.

Korban di Berbagai Pihak

  1. Israel: 15 orang tewas akibat tembakan rudal Iran
  2. Tepi Barat: 4 orang tewas dalam serangan rudal Iran
  3. AS: Setidaknya 13 anggota militer tewas
  4. Hezbollah: Lebih dari 500 operatif tewas menurut Israel

Pemimpin Iran Tewas

Serangan udara telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran, kepala Dewan Keamanan Nasional, dan sejumlah pemimpin militer serta politik tingkat tinggi. Militer Israel juga mengonfirmasi kematian Ismail Ahmadi, kepala intelijen Basij.

Pernyataan langka yang dikaitkan dengan Pemimpin Tertinggi baru Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dirilis Jumat. Khamenei yang belum terlihat sejak menggantikan ayahnya menyatakan musuh Iran perlu "keamanannya" diambil.

"Saat ini, karena persatuan khusus yang tercipta antara kalian, rekan-rekan sebangsa - terlepas dari semua perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik - musuh telah dikalahkan," deklarasi Khamenei menyatakan.

Konflik terus berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian, sementara dunia mencatat dampaknya yang semakin meluas di berbagai sektor. Masyarakat internasional mengawasi dengan cermat perkembangan yang bisa menentukan stabilitas kawasan dan ekonomi global dalam beberapa pekan mendatang.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Iran #Timur Tengah #konflik militer #ancaman teror #ekonomi global

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner