Sosial

Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 12 Jul 2026 17:55 33 Views
Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Influencer kontroversial Irsan Kadri kembali menjadi sorotan publik setelah membuka kelas poligami dan biro jodoh poligami. Ia mengklaim bahwa poligami bukan hanya untuk orang kaya, melainkan bisa dijalankan siapa saja yang memenuhi syarat agama dan psikologi. Pernyataan ini memicu pro-kontra sengit di media sosial.

Latar Belakang Kelas Poligami Irsan Kadri

Irsan Kadri, yang dikenal sebagai penggiat poligami, kembali membuat gebrakan dengan membuka kelas poligami. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk edukasi, bukan sekadar bisnis. "Poligami bukan hak istimewa orang kaya, tetapi bisa dijalankan siapa pun yang mampu memenuhi syarat agama dan psikologi," ujarnya di media sosial.

Kelas ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang syariat, manajemen keluarga, dan tanggung jawab ekonomi. Irsan juga menyediakan biro jodoh khusus poligami, yang memicu perdebatan lebih luas.

Pro-Kontra di Masyarakat

Dukungan dari Kalangan Tertentu

Pihak yang mendukung menilai bahwa poligami diperbolehkan dalam Islam dengan syarat adil dan bertanggung jawab. Mereka menganggap kelas ini sebagai sarana edukasi yang tepat agar calon pelaku poligami memahami aspek syariat dan psikologi. "Edukasi penting agar tidak terjadi penyimpangan," kata seorang pendukung di kolom komentar.

Kritik dan Penolakan

Di sisi lain, banyak yang menolak promosi poligami di ruang publik. Kritik utama menyoroti potensi ketidakadilan terhadap istri dan anak, dampak psikologis, serta kekhawatiran bahwa poligami disederhanakan sebagai solusi instan. Para pegiat isu perempuan menilai bahwa kelas ini berisiko menormalisasi praktik yang kompleks tanpa menyoroti tantangannya.

Dampak dan Tantangan Poligami

Poligami bukanlah perkara sederhana. Dibutuhkan kematangan emosional, stabilitas ekonomi, dan kemampuan mengelola konflik. Tanpa pemahaman komprehensif, poligami justru berpotensi menghancurkan rumah tangga. Banyak pihak menekankan bahwa edukasi pernikahan seharusnya fokus pada kesiapan mental, komunikasi, dan kemitraan setara.

Kasus Irsan Kadri menjadi pengingat bahwa poligami adalah pilihan hidup sarat konsekuensi, bukan sekadar tren atau peluang bisnis. Publik menantikan klarifikasi lebih lanjut dari Irsan mengenai programnya, serta bagaimana ia menjawab kritik yang dilontarkan.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#Poligami #Irsan Kadri #Kelas Poligami #Viral #Keluarga

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner