Sosial

Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 12 Jul 2026 17:55 49 Views
Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

Irsan Kadri Buka Kelas Poligami, Klaim Bukan Hanya untuk Orang Kaya, Pro-Kontra Memanas

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Influencer kontroversial Irsan Kadri kembali menjadi sorotan publik setelah membuka kelas poligami dan biro jodoh poligami. Ia mengklaim bahwa poligami bukan hanya untuk orang kaya, melainkan bisa dijalankan siapa saja yang memenuhi syarat agama dan psikologi. Pernyataan ini memicu pro-kontra sengit di media sosial.

Latar Belakang Kelas Poligami Irsan Kadri

Irsan Kadri, yang dikenal sebagai penggiat poligami, kembali membuat gebrakan dengan membuka kelas poligami. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk edukasi, bukan sekadar bisnis. "Poligami bukan hak istimewa orang kaya, tetapi bisa dijalankan siapa pun yang mampu memenuhi syarat agama dan psikologi," ujarnya di media sosial.

Kelas ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang syariat, manajemen keluarga, dan tanggung jawab ekonomi. Irsan juga menyediakan biro jodoh khusus poligami, yang memicu perdebatan lebih luas.

Pro-Kontra di Masyarakat

Dukungan dari Kalangan Tertentu

Pihak yang mendukung menilai bahwa poligami diperbolehkan dalam Islam dengan syarat adil dan bertanggung jawab. Mereka menganggap kelas ini sebagai sarana edukasi yang tepat agar calon pelaku poligami memahami aspek syariat dan psikologi. "Edukasi penting agar tidak terjadi penyimpangan," kata seorang pendukung di kolom komentar.

Kritik dan Penolakan

Di sisi lain, banyak yang menolak promosi poligami di ruang publik. Kritik utama menyoroti potensi ketidakadilan terhadap istri dan anak, dampak psikologis, serta kekhawatiran bahwa poligami disederhanakan sebagai solusi instan. Para pegiat isu perempuan menilai bahwa kelas ini berisiko menormalisasi praktik yang kompleks tanpa menyoroti tantangannya.

Dampak dan Tantangan Poligami

Poligami bukanlah perkara sederhana. Dibutuhkan kematangan emosional, stabilitas ekonomi, dan kemampuan mengelola konflik. Tanpa pemahaman komprehensif, poligami justru berpotensi menghancurkan rumah tangga. Banyak pihak menekankan bahwa edukasi pernikahan seharusnya fokus pada kesiapan mental, komunikasi, dan kemitraan setara.

Kasus Irsan Kadri menjadi pengingat bahwa poligami adalah pilihan hidup sarat konsekuensi, bukan sekadar tren atau peluang bisnis. Publik menantikan klarifikasi lebih lanjut dari Irsan mengenai programnya, serta bagaimana ia menjawab kritik yang dilontarkan.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#Poligami #Irsan Kadri #Kelas Poligami #Viral #Keluarga

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner