JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Aksi nekat penjambretan yang menyasar anak di bawah umur kembali terjadi. Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) menjadi korban perampasan telepon seluler (HP) saat sedang asyik bermain di depan rumahnya di Jalan H. Naeran, RT 03/RW 11, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis malam (20/8/2026) sekitar pukul 19.21 WIB.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kejahatan ini dilakukan oleh seorang pelaku tunggal yang mengendarai sepeda motor matic. Pelaku melintas di area pemukiman warga dan melihat korban yang tengah fokus bermain HP di teras depan rumah. Pelaku kemudian memutar balik kendaraannya, menghampiri korban, dan langsung merampas HP dari genggaman bocah tersebut sebelum melarikan diri.
Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar. Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar, namun pelaku sudah keburu kabur melaju kencang. Tidak ada korban luka dalam insiden ini, namun korban mengalami kerugian materiil dan trauma psikologis.
Imbauan untuk Warga
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di luar rumah sembari membawa barang berharga. Warga setempat juga diimbau untuk menghindari penggunaan HP di area terbuka seperti pinggir jalan maupun teras depan rumah yang berbatasan langsung dengan akses umum guna meminimalisasi potensi kejahatan jalanan.
Kapolsek Cipayung, Kompol Andi, saat dihubungi terpisah, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan telah mengantongi ciri-ciri pelaku. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan," ujarnya.
Langkah Antisipasi
Sebagai langkah antisipasi berulangnya kejadian serupa, warga dan pengurus lingkungan diharapkan dapat kembali mengaktifkan kegiatan pos ronda (siskamling) serta mengoptimalkan pengawasan melalui kamera pengawas (CCTV) di sudut-sudut lingkungan rawan. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Mengaktifkan kembali ronda malam secara bergiliran.
- Memasang CCTV di titik-titik strategis seperti tikungan jalan dan area publik.
- Meningkatkan koordinasi antarwarga melalui grup WhatsApp.
- Melaporkan setiap kejadian mencurigakan ke pihak berwajib.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan tempat tinggal kita.