Politik

Jokowi Keliling Indonesia, Pengamat: Bisa Jadi Bumerang Buat PSI

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 17 May 2026 15:21 92 Views
Jokowi di Rakernas PSI Makassar 2026

Jokowi di Rakernas PSI Makassar 2026

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perlu mengkaji ulang rencana melibatkan Presiden Joko Widodo dalam agenda politiknya. Menurutnya, langkah tersebut justru berpotensi menjadi bumerang bagi partai berlambang gajah itu.

Analisis Pengamat: Jokowi Bukan Lagi Sosok Hipnotis

Jamiluddin mengingatkan bahwa kehadiran Jokowi tidak otomatis mendongkrak elektabilitas PSI. "Berharap pada Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas PSI, tampaknya akan berujung pada kekecewaan. Bahkan kehadiran Jokowi ke penjuru tanah air membawa panji-panji PSI bisa jadi akan menjadi bumerang," ujarnya, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, Jokowi saat ini bukan lagi figur yang sama seperti sepuluh tahun lalu. "Jokowi bukan lagi sosok yang mampu menghipnotis anak bangsa untuk berpihak kepadanya. Jokowi saat ini adalah sosok kontroversial, termasuk terkait ijazahnya," tegas Jamiluddin.

Ia menambahkan, banyak kalangan yang justru antipati terhadap PSI jika terlalu dekat dengan Jokowi. Oleh karena itu, sebelum Jokowi benar-benar turun ke daerah, PSI harus menghitung untung-ruginya. "Jangan sampai PSI kembali gagal ke Senayan hanya karena salah menilai keperkasaan Jokowi," pungkasnya.

Sikap PSI: Jokowi Sudah Jadi Patron Politik

Di sisi lain, PSI justru semakin mengukuhkan Jokowi sebagai patron politik. Ketua DPP PSI Bestari Barus menyatakan bahwa Jokowi telah menjadi bagian dari partainya. "Pak Jokowi itu di PSI sudah gitu. Kami sudah menetapkan beliau sebagai patron politik perjuangan PSI ke depan. Tinggal nunggu waktu yang tepat saja," ujar Bestari, Kamis (14/5/2026).

Bestari mengutip pernyataan Jokowi dalam Rakernas PSI Januari 2026 yang menyatakan siap membantu pemenangan. "Beliau sudah sampaikan, 'saya masih kuat turun sampai ke kabupaten kota, bahkan jika dibutuhkan sampai ke kecamatan'. Itu betul-betul membangun semangat," katanya.

Ia optimistis kehadiran Jokowi akan memperkuat keyakinan publik bahwa PSI serius memenangkan Pemilu 2029. "Pak Jokowi sudah tidak di mana-mana, dan berada dengan PSI untuk pemenangan pemilu 2029," sambung mantan politikus Nasdem itu.

Langkah PSI ini pun menuai sorotan. Sejumlah pengamat menilai ketergantungan pada Jokowi justru bisa menjadi bumerang, mengingat elektabilitas Jokowi sendiri tak lagi setinggi dulu. Publik pun menunggu apakah strategi ini akan membawa PSI lolos ke Senayan atau justru sebaliknya.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#Jokowi #PSI #elektabilitas #pemilu 2029 #bumerang

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner