News

jokowi soroti orang mengaku pintar tapi tak beradab lamun siro pinter ojo minteri

Berita Terkini Berita Terkini 30 Aug 2026 02:25 59 Views
jokowi soroti orang mengaku pintar tapi tak beradab lamun siro pinter ojo minteri

jokowi soroti orang mengaku pintar tapi tak beradab lamun siro pinter ojo minteri

 

 

javas corner - presiden ke-7 ri joko widodo menyoroti fenomena sebagian orang yang merasa dirinya paling pintar, tetapi justru mengabaikan adab, sopan santun, dan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat. ia mengingatkan bahwa kepintaran tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk bersikap sombong atau merendahkan orang lain.

 

pesan tersebut disampaikan jokowi saat menghadiri peringatan maulid nabi muhammad saw sekaligus haul ke-8 al-maghfurlah kh musyafa ali di pondok pesantren al-falah kebumen jawa tengah pada sabtu, 29 agustus 2026. dalam sambutannya, jokowi mengutip salah satu petuah jawa, "lamun siro pinter, ojo minteri". secara sederhana, petuah tersebut mengandung pesan agar seseorang yang memiliki kepandaian tidak merasa paling hebat atau menunjukkan kecerdasannya secara berlebihan.

 

"sekarang ini, yang belum pintar saja sudah rumangsa pintar banyak. bisa dilihat di televisi waktu debat, pinter-pinteran bicara. ya meskipun pintar jangan dipamerkan," kata jokowi.

 

menurut jokowi, fenomena tersebut semakin mudah ditemui dalam kehidupan saat ini, terutama ketika banyak orang memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat di hadapan publik. ia mengingatkan bahwa seseorang yang benar-benar memiliki ilmu tidak perlu terus-menerus menunjukkan kelebihannya kepada orang lain. sebaliknya, kepandaian seharusnya diwujudkan melalui sikap yang memberikan manfaat.

 

jokowi pun menyinggung pentingnya kerendahan hati bagi orang yang memiliki pengetahuan dan kemampuan. "pinter meneng, malah medeni," ujar jokowi saat menyampaikan sambutan. menurut dia, seseorang yang memiliki ilmu tidak perlu merasa bahwa dirinya paling benar atau paling memahami segala persoalan. sikap merasa paling pintar justru dapat memunculkan kesombongan dan membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk menghargai pendapat orang lain.

 

dalam kesempatan itu, jokowi juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai adab ketimuran yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat indonesia. ia menilai sopan santun dan tata krama tidak boleh hilang, termasuk ketika seseorang berbicara atau menyampaikan pendapat di ruang publik. "adab ketimuran, sopan santun, tata krama. dilihat jutaan orang kok tidak mengerti," katanya.

 

jokowi mengatakan seseorang yang berbicara di hadapan banyak orang seharusnya memberikan contoh yang baik. setiap perkataan yang disampaikan dapat memengaruhi orang lain, terutama apabila disaksikan oleh masyarakat dalam jumlah besar. karena itu, ia mengingatkan agar tokoh publik maupun siapa pun yang memiliki pengaruh tidak menjadikan ruang publik sebagai tempat untuk saling mencaci, menghina, atau merendahkan orang lain.

Berita Terkini

// Verified Author

Berita Terkini

News

Berita terkini hari ini

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner