News

Kabar Terbaru! Anggota DPR Eva Rataba Resmi Pindah dari Desil 4 ke Desil 10 Usai Data Dimutakhirkan

Berita Terkini Berita Terkini 08 Sep 2026 17:51 65 Views
Kabar Terbaru! Anggota DPR Eva Rataba Resmi Pindah dari Desil 4 ke Desil 10 Usai Data Dimutakhirkan

Kabar Terbaru! Anggota DPR Eva Rataba Resmi Pindah dari Desil 4 ke Desil 10 Usai Data Dimutakhirkan

Javas Corner - Polemik mengenai Anggota DPR Fraksi Nasdem, Eva Stevany Rataba, yang disebut masuk dalam desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akhirnya menemukan titik terang. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pemutakhiran data, status Eva kini bergeser ke desil 10.

 

Kabar ini tentu menjadi angin segar sekaligus penutup dari perdebatan publik yang sempat memanas beberapa hari terakhir. Gus Ipul menjelaskan bahwa pergeseran ini merupakan hasil dari proses pemutakhiran data yang dilakukan secara berkolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS).

 

"Informasi ini kami telusuri, dimutakhirkan sekarang dia sudah tidak di desil 4 lagi. Setiap informasi kami jadikan sebagai bagian dari pemutakhiran data," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

 

Gus Ipul menegaskan bahwa meskipun sebelumnya Eva berada di desil 4, ia sudah ditandai sebagai penyelenggara negara yang pasti dikecualikan dari penerima bantuan sosial (bansos). Dengan demikian, tidak ada anggaran bansos yang mengalir ke anggota dewan tersebut.

 

"Secara bersamaan, DTSEN di-update sehingga kini desil Ibu Eva menjadi desil 10," ungkap Gus Ipul.

 

Proses Konsolidasi Data yang Berkelanjutan

 

Menurut Gus Ipul, polemik yang muncul terkait data desil ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari proses konsolidasi data nasional. Ia menekankan bahwa sistem data tunggal ini terus diperbaiki dan dimutakhirkan secara berkala.

 

"Nah untuk itu, ini tidak ada yang salah ya, karena memang bagian dari proses konsolidasi data dan kami punya komitmen untuk memperbaiki data ini," kata dia.

 

Gus Ipul juga menambahkan bahwa pemutakhiran data ini bukan hanya berlaku untuk Eva Rataba, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dengan sistem yang terus diperbaiki, diharapkan data kependudukan dan kesejahteraan sosial di Indonesia bisa semakin akurat dan tepat sasaran.

 

"Kami terus berkomitmen untuk memperbaiki data ini. Setiap masukan dan temuan akan menjadi bagian dari evaluasi dan perbaikan," pungkasnya.

 

Tanggapan Eva Rataba: Saya Sendiri Heran

 

Sebelumnya, nama Eva menjadi sorotan tajam karena disebut masuk desil 4 dalam DTSEN. Bahkan, namanya juga disebut-sebut terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

 

Menanggapi hal tersebut, Eva mengaku heran dan terkejut saat mengetahui namanya tercantum dalam daftar tersebut. Ia pun langsung bergerak cepat untuk melakukan klarifikasi.

 

"Saya sendiri merasa heran ketika mengetahui bahwa nama saya tercatat dalam desil 4. Karena itu, saat rapat Komisi X DPR RI bersama Badan Pusat Statistik, saya langsung mempertanyakan bagaimana hal tersebut dapat terjadi dan meminta agar sumber serta proses pendataannya diperiksa," ujar Eva dalam siaran pers, Selasa (8/9/2026).

 

Tak hanya di tingkat pusat, Eva juga mendatangi langsung Kantor Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara untuk meminta penjelasan mengenai pencatatan namanya.

 

"Perlu saya luruskan juga bahwa tercatat dalam desil 4 tidak serta-merta berarti seseorang pernah menerima PKH. Data desil merupakan pengelompokan kondisi sosial ekonomi, sedangkan penetapan penerima bantuan sosial melalui proses dan persyaratan tersendiri," tegas Eva.

 

Klarifikasi Penting bagi Publik

 

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi publik mengenai pentingnya pemahaman terhadap sistem data kependudukan dan kesejahteraan sosial di Indonesia. Tidak semua orang yang masuk dalam desil 4 secara otomatis menjadi penerima bansos. Ada proses verifikasi dan validasi lebih lanjut yang dilakukan oleh pemerintah.

 

Dengan adanya pemutakhiran data yang dilakukan Kemensos dan BPS, diharapkan ke depan tidak ada lagi kesalahan pencatatan yang dapat menimbulkan polemik dan keresahan di masyarakat.

 

Gus Ipul pun mengingatkan bahwa kehadiran DTSEN bertujuan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Jika ada masyarakat yang merasa data dirinya tidak sesuai, mereka dapat melaporkan ke dinas sosial setempat untuk dilakukan pembaruan.

 

Javas Corner akan terus mengawal perkembangan isu-isu sosial dan kebijakan publik lainnya. Pantau terus kanal kami untuk mendapatkan informasi terpercaya dan terkini.

 

#EvaRataba #Kemensos #BPS #Desil4 #Desil10 #DTSEN #Bansos #AnggotaDPR #Nasdem #GusIpul #JavasCorner #DataTunggal

Berita Terkini

// Verified Author

Berita Terkini

News

Berita terkini hari ini

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner