Regional

Kebakaran Way Kambas Meluas, Helikopter Water Bombing dan Drone Thermal Dikerahkan

Ujang Trisno Ujang Trisno 26 Aug 2026 09:57 44 Views
Kebakaran Way Kambas Meluas, Helikopter Water Bombing dan Drone Thermal Dikerahkan

Kebakaran Way Kambas Meluas, Helikopter Water Bombing dan Drone Thermal Dikerahkan

JAVASCORNER.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, terus meluas. Tim gabungan mengerahkan helikopter water bombing dan drone thermal untuk memperkuat upaya pemadaman, Selasa (25/8/2026).

Latar Belakang Kebakaran

Kebakaran di TNWK pertama kali terdeteksi beberapa hari lalu. Titik api muncul di sejumlah lokasi, termasuk di Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah. Kondisi lahan gambut dan semak belukar membuat api cepat merambat.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, dan relawan berupaya memadamkan api sejak awal. Namun, medan yang sulit dan luasnya area terdampak menjadi kendala utama.

Hingga saat ini, luasan lahan yang terbakar belum dipastikan. Petugas masih melakukan pemetaan untuk mengetahui total area yang terdampak.

Operasi Udara Water Bombing

Satu helikopter BNPB dengan registrasi N360UH tiba di kawasan TNWK sekitar pukul 16.00 WIB. Helikopter jenis Sikorsky UH-60A Black Hawk tersebut langsung melakukan pendinginan di area terdampak.

Helikopter mengambil air dari sungai di batas kawasan TNWK menggunakan helibucket. Air kemudian dijatuhkan ke lokasi yang terbakar. Operasi udara dilakukan selama kurang lebih tiga jam.

Pengerahan helikopter ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Dua helikopter lainnya juga didatangkan dari Palembang dan Jawa Timur untuk membantu pemadaman.

Drone Thermal dan Drone Semprot

Selain water bombing, tim juga menggunakan drone thermal untuk memetakan titik panas. Teknologi ini mampu mendeteksi bara api yang masih tersisa di bawah permukaan.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, pengamatan thermal dilakukan untuk mencegah kebakaran berulang. "Tadi sudah kita adakan surveillance dulu, pengamatan menggunakan thermal untuk melihat titik api yang masih mungkin menjadi bara," ujarnya.

Drone semprot berkapasitas 16 liter, 30 liter, hingga 100 liter juga dikerahkan. Drone ini dapat beroperasi bolak-balik menyiram kawasan yang tidak bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Pengerahan Tim Alfa

Tim Alfa diterjunkan ke lokasi-lokasi sulit yang masih menyisakan hotspot. Personel diturunkan menggunakan metode fast roping agar dapat segera melakukan pemadaman.

Kristomei menambahkan, penanganan dikombinasikan dengan penyiraman dari udara. "Siang ini kita menyiapkan penanganan water bombing untuk menyirami titik hotspot agar suhunya turun," jelasnya.

Pengerahan Tim Alfa diharapkan mampu mempercepat proses pemadaman di area yang terisolasi.

Koordinasi Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat virtual bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada Senin (24/8/2026). Rapat tersebut membahas langkah-langkah penanganan karhutla di wilayah Lampung.

Pemerintah pusat juga menyiapkan tambahan 17 helikopter water bombing untuk memperkuat operasi di berbagai daerah. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Operasi pemadaman di Way Kambas akan terus dilakukan hingga api benar-benar padam. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Kebakaran Way Kambas #Water Bombing #Drone Thermal #Karhutla #Lampung

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner