JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Aksi sekelompok bocah di Jakarta Barat viral setelah mereka berani menghadang pengendara motor yang nekat melintas di atas trotoar, Jumat (22/05/2026) sore. Video aksi mereka beredar luas di media sosial dan menuai pujian dari warganet.
Aksi Bocil Hadang Motor di Trotoar Daan Mogot
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa bocah berdiri di trotoar Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Mereka dengan lantang mengingatkan pengendara motor agar tidak menggunakan trotoar untuk menerobos kemacetan.
Para bocah itu tampak sigap dan berani. Mereka menghadang setiap motor yang mencoba melintas, sambil berteriak "Jangan lewat sini, ini trotoar!" Aksi spontan ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak pengguna jalan yang merekam dan mengunggah ulang video tersebut. Tak sedikit yang memberikan dukungan dan pujian atas kepedulian para bocah terhadap fasilitas umum.
Reaksi Warganet: Pujian untuk Para Bocil
Warganet ramai-ramai memuji aksi para bocah tersebut. Mereka dianggap sebagai pahlawan trotoar yang berani menegakkan aturan. "Keren dek! Baru bocil aja udah peduli sama trotoar, orang dewasa malah nggak tahu diri," tulis salah satu netizen.
Ada juga yang menyoroti bahwa pelanggaran penggunaan trotoar oleh pengendara motor sudah sering terjadi. "Trotoar itu buat pejalan kaki, bukan buat motornya. Salut sama adik-adik ini," komentar warganet lainnya.
Tak sedikit pula yang berharap agar aksi ini menjadi pelajaran bagi para pengendara nakal. "Semoga mereka kapok dan sadar kalau trotoar bukan tempatnya motor," tambah yang lain.
Pentingnya Trotoar bagi Pejalan Kaki
Trotoar adalah fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Fungsinya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan saat berjalan kaki di tepi jalan. Sayangnya, masih banyak pengendara motor yang nekat melintas di trotoar demi menghindari kemacetan.
Pelanggaran ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan pejalan kaki. Trotoar yang seharusnya aman justru menjadi tempat yang rawan kecelakaan karena ulah pengendara motor.
Aksi para bocah di Jakarta Barat ini menjadi pengingat bahwa kesadaran akan fungsi trotoar harus ditanamkan sejak dini. Mereka menunjukkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum tidak mengenal usia.
Semoga aksi ini bisa menjadi contoh dan menginspirasi lebih banyak orang untuk saling menjaga fasilitas umum. Trotoar adalah milik pejalan kaki, bukan tempat untuk menerabas kemacetan.